Dalam hidup kita, kadang kala segala sesuatu tidaklah berjalan semulus atau sesuai rancangan dan harapan, misalnya dalam kehidupan berkeluarga. Salah satunya ialah jalinan hubungan antara kita dengan orangtua maupun mertua. Namun, hendaknya tetap ada respons respek atau rasa hormat terhadap mereka.
Keluaran 20 : 12
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu.
Menghormati ayah dan ibu kita berarti menghormati dalam perkataan serta tindakan dan memiliki sikap menghargai di dalam diri untuk posisi mereka sebagai orangtua kita. Semestinya kita berusaha menghormati orangtua kita dengan cara yang sama seperti kita berusaha untuk memuliakan Allah melalui pikiran, perkataan, maupun tindakan.
"Hormatilah ayahmu dan ibumu" merupakan perintah pertama dengan sebuah janji, yaitu supaya baik keadaan kita dan lanjut atau panjang umur kita di bumi. Menghormati orangtua ialah satu-satunya perintah dalam Kitab Suci yang menjanjikan umur panjang sebagai balasannya. Mereka yang menghormati orangtua akan diberkati.
Lukas 14 : 26
Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Sering kali keluarga bisa menjadi penghalang antara kita dengan kerajaan Allah. Pengikut Kristus, kerajaan Allah haruslah yang utama, yaitu keselamatan jiwa-jiwa serta hidup dalam kebenaran. Segala urusan lain harus menjadi nomor dua, termasuk ikatan-ikatan keluarga. Kata "membenci" pada ayat di atas berarti "keterikatan" kita dengan orangtua jangan sampai menghalangi rencana Allah dalam kehidupan kita masing-masing.
Kisah Para Rasul 5 : 29
Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya : Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.
Namun, kita juga mesti menyadari melepas keterikatan dengan orangtua tidak sama dengan melepas tanggung jawab terhadap orangtua. Jika orangtua pernah memerintahkan seorang anak untuk melakukan sesuatu yang jelas-jelas bertentangan dengan perintah Allah, kita harus menuruti perintah Allah daripada perintah orangtua.
1 Timotius 5 : 8
Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.
Dengan menunjukkan rasa hormat terhadap orangtua serta menjadi teladan terlebih dahulu di dalam keluarga, maka orang-orang lain di luar juga akan melihat kita sebagai terang, bahkan menyadari kehadiran Tuhan melalui kehidupan kita.
Matius 5 : 16
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.
Tuhan Yesus Memberkati