GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MENGATASI KRISIS DENGAN KEMENANGAN (BAGIAN 3)

Ps. Ruth Julia · Minggu, 25 Oktober 2026

Ibadah Raya 3 (Onsite)
Minggu, 25 Oktober 2026
Pk. 11:30 WIB
Kisah Para Rasul 16:6-10; Roma 8:28
PDF Rangkuman “MENGATASI KRISIS DENGAN KEMENANGAN (BAGIAN 3)” Ps. Ruth Julia · Minggu, 25 Oktober 2026 Unduh PDF

Masih dengan tema yang sama, terkait ibadah I – II sebelumnya, ada banyak orang yang mengalami kondisi tidak mudah saat-saat ini, namun bagaimana caranya supaya kita melewati krisis maupun masalah, dengan kemenangan?

Pada ibadah pertama, kita diingatkan untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri; pada ibadah yang kedua, kita diajar untuk tetap memiliki Roh Anak Domba; dan pada ibadah yang ketiga ini, kita diteguhkan untuk mendengarkan suara pimpinan Tuhan.

Kita bisa menangkap dan mendengar suara Tuhan, namun karena daging kita ini cenderung lemah, terkadang kita tidak bisa peka atau tajam terhadap suara-Nya. Apalagi, dengan keadaan fisik dan ketidaksiapan mental maupun emosi yang terbatas, kadang kita tidak bisa membedakan: apakah ini keinginan kita sendiri, ataukah kehendak dan suara Tuhan?

Jika kita taat pada tuntunan suara-Nya, apa pun risikonya, ada berkat Tuhan yang akan kita syukuri. Kalau kita berjalan mengikuti pimpinan Tuhan, itu sungguh enak luar biasa. Jika tidak menaati apa yang benar-benar menjadi tuntunan suara-Nya, mungkin kita akan menanggung akibat yang tidak baik atau tidak mengenakkan pada akhirnya.

Siapa pun kita, sekalipun seorang hamba Tuhan, tidak luput dari yang namanya masalah, rasa takut secara manusiawi, opini yang salah dari orang lain, maupun hal-hal tidak baik yang lainnya. Namun, setiap kita bisa mendengar suara Tuhan melalui doa, hubungan yang akrab dengan-Nya, dan melalui firman Tuhan.

Hidup berjalan dalam pimpinan-Nya adalah kunci untuk melewati masa-masa krisis dengan penuh kemenangan. Karena itu, belajarlah mengikuti pimpinan Tuhan, supaya kita dapat tetap kuat, bertahan, dan keluar sebagai pemenang. Bagaimana cara mengikuti pimpinan dan mendengarkan suara-Nya? Kita belajar dari rasul Paulus.

Kisah Para Rasul 16:6-10
Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia, karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia. Dan setibanya di Misia mereka mencoba masuk ke daerah Bitinia, tetapi Roh Yesus tidak mengizinkan mereka. Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas. Pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya, katanya: "Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!" Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana.

Kadang kita merasa mendengar suara Tuhan itu harus secara audible atau terdengar secara jelas di pendengaran telinga kita ataupun melalui tanda-tanda ajaib, melainkan juga terkadang dapat melalui peristiwa-peristiwa yang mungkin tidak sejalan sesuai rencana maupun keinginan kita. Itulah bentuk-bentuk dari Tuhan menuntun kita. 

Untuk mendengar suara-Nya dan mengikuti pimpinan-Nya, apa pun keadaan kita maupun kondisi di depan nanti, ikuti saja jalan-Nya.

Sering kita mungkin mengikuti Tuhan hanya di jalan yang terbuka, namun di pintu-pintu yang tertutup pun Tuhan masih sanggup bekerja melalui itu semua dan bagi kita. Sebab, apa yang baik menurut kita sebagai manusia ataupun dunia, belum tentu baik menurut jalan dan cara Tuhan. Dan jika Dia mengatakan, “Tidak,” bukan berarti Ia menolak, melainkan jalan-Nya berbeda dari jalan-jalan kita. Tuhan tahu yang terbaik.

Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Yang penting, kita tetap berani melangkah dalam iman dan melakukan bagian kita, jalani saja apa yang sedang kita jalani dan tidak menilai segala sesuatu ataupun apa yang terjadi menurut pemikiran kita sendiri. Tuhan kita tidak dibatasi oleh apa pun, dan Dia sanggup melakukan mukjizat di luar dugaan kita. Bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil.

Jadi, bersyukurlah juga untuk pintu yang mungkin masih tertutup, sebab melaluinya Tuhan dapat membawa kita pada tuntunan yang lain dan apa yang menjadi tujuan-Nya. Ketika keadaan semakin susah, ikuti jalan-Nya, ikuti alur-Nya, meski kita tidak mengerti, sebab ada berkat-berkat melalui pengalaman yang nyata secara rohani bersama-Nya. Jalan Tuhan bukanlah jalan kita.

Yesaya 55:8-9
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Ikuti saja jalan-Nya dengan penuh ucapan syukur, Ia sanggup menuntun kita sekalipun melalui pintu yang tertutup. Orang yang mau dipimpin oleh Tuhan, pasti akan aman, walau bukan berarti tidak lepas dari permasalahan, tetapi akan ada tuntunan, penyediaan, penyertaan-Nya.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL