GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MENGASIHI SEPERTI TIDAK PERNAH DISAKITI

Pdp. Marcos Tampubolon, SE · Minggu, 19 Mei 2019

2PM (Ibadah Raya 4)
Minggu, 19 Mei 2019
Pk. 14:00 WIB

“Sesudah itu matilah raja bani Amon; dan Hanun, anaknya, menjadi raja menggantikan dia. Lalu berkatalah Daud: "Aku akan menunjukkan persahabatan kepada Hanun bin Nahas, sama seperti ayahnya telah menunjukkan persahabatan kepadaku." Sebab itu Daud menyuruh menyampaikan pesan turut berdukacita kepadanya dengan perantaraan pegawai-pegawainya karena kematian ayahnya. Tetapi ketika pegawai-pegawai Daud sampai ke negeri bani Amon itu, berkatalah pemuka-pemuka bani Amon itu kepada Hanun, tuan mereka: "Apakah menurut anggapanmu Daud hendak menghormati ayahmu, karena ia telah mengutus kepadamu orang-orang yang menyampaikan pesan turut berdukacita? Bukankah dengan maksud untuk menyelidik kota ini, untuk mengintainya dan menghancurkannya maka Daud mengutus pegawai-pegawainya itu kepadamu?" Lalu Hanun menyuruh menangkap pegawai-pegawai Daud itu, disuruhnya mencukur setengah dari janggut mereka dan memotong pakaian mereka pada bagian tengah sampai pantat mereka, kemudian dilepasnya mereka. Hal ini diberitahukan kepada Daud, lalu disuruhnya orang menemui mereka, sebab orang-orang itu sangat dipermalukan. Raja berkata: "Tinggallah di Yerikho sampai janggutmu itu tumbuh, kemudian datanglah kembali." (2 Sam. 10:1-5)

Banyak dari kita memberi sesuatu kepada orang lain bahkan kepada Tuhan dengan mengharapkan timbal balik sesuai dengan apa yang sudah diberikan. Jika kita melakukan seperti demikian, akan menghasilkan kekecewaan pada kita. kita sering membandingkan apa yang sudah diberikan dengan apa yang diterima, misalnya kita sudah bekerja sungguh-sungguh tetapi tidak mendapat penghargaan yang setimpal dengan jerih payah tersebut. Ayat-ayat di atas menceritakan bagaimana utusan raja Daud yang dipermalukan ketika menyampaikan pesan turut berdukacita kepada Hanun bin Nahas. Daud mencegah 2 orang utusan yang sudah dicukur setengah dari janggut dan dipotong pakaian mereka pada bagian tengah sampai pantat mereka untuk tidak pulang ke rumah tetapi menyuruh tinggal di Yerikho, agar tidak dipermalukan lebih lagi. Daud menyelesaikan perkara ini dengan memanggil Yoab untuk mengadakan perhitungan dengan Hanun. Artinya saat kita mengalami hal-hal yang tidak mengenakan seperti sakit hati, kekecewaan atau dilecehkan, Tuhan tidak tinggal diam dan akan melakukan perhitungan kepada mereka yang sudah melakukan tersebut. Tetapi kita tidak dendam dan tetap mengasihi dengan memberi pengampunan dan tidak mengharapkan penghakiman dari Tuhan kepada mereka tersebut. Tuhan tahu bagaimana membela anak-anak-Nya, oleh karena itu janganlah membalas atau menyerang balik, membuat perhitungan sehingga selalu ingin menang. Jangan khawatir karena Tuhan pasti akan mengembalikan kehormatan kita apabila kita diperlakukan tidak baik. Perasaan kepahitan, kemarahan dan kekecewaan adalah proses untuk mendewasakan kita. Jika kita mampu memberikan pengampunan dan tidak marah atau kecewa sebagai bukti ketaatan kita, di mana itulah bagian kita sedangkan bagian Tuhan akan memulihkan. Tetaplah berserah kepada Tuhan sehingga kita mendapatkan hati yang baru.

“Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.” (Why. 2:4-5)

Tuhan selalu memperbaharui hati kita sehingga kita mampu mengasihi siapapun bahkan kepada musuh sekalipun. Oleh karena itu kita wajib mengucap syukur selalu atas kasih-Nya Tuhan kepada kita. Tuhan sudah lebih dahulu mengasihi kita, oleh karena itu kasihilah tanpa mengharapkan pamrih atau balasan dengan tidak melihat atau memperhitungkan segala kekecewaan maupun kepahitan yang sudah kita alami dan terima. Jika kita belum melakukannya, segera bertobatlah. Amin.

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL