Tahun 2025 adalah tahun Penuaian. Apakah kita telah menabur yang Tuhan inginkan ? Ingat, siapa yang menabur, dia akan menuai. Jadi, tidak akan ada tuaian jika kita tidak menabur.
Kisah nyata Dr. Howard Kelly dan segelas susu. Dr. Howard Kelly menceritakan tentang seorang anak laki-laki miskin (dirinya) yang pernah diberi segelas susu oleh seorang wanita muda ketika ia kelaparan, dan bertahun-tahun kemudian, ketika wanita itu sakit parah, Dr. Kelly yang menanganinya membayarnya dengan menulis "telah dibayar lunas dengan segelas susu" pada tagihan pengobatannya. Kisah ini menekankan nilai kebaikan hati yang tidak terduga dan bagaimana tindakan kecil dapat berdampak besar di masa depan.
Apa yang harus ditabur ?
Galatia 6 : 8
Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia aka menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
1. Menaburlah dalam Roh
Menabur dalam Roh adalah membangun manusia rohani kita melalui mengisi hidup kita
dengan Firman Tuhan dan berjalan dalam tuntunan Roh Kudus setiap waktu.
2. Menabur dalam kasih
1 Korintus 13 : 1 - 2
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Bagaimana cara menuai ?
1. Rela berkorban
Mazmur 126 : 5 - 6
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan sorak sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya.
Menaburlah dengan kesungguhan dan penuh pengorbanan dengan terus berharap bahwa kita akan menuai yang terbaik dari Tuhan. Bahkan meskipun kita tidak menuai di tempat kita menabur, tetapi tuaian dari apa yang kita tabur pasti akan tetap kita terima di lain waktu dan dengan caranya Tuhan.
2. Tekun dalam proses
Galatia 6 : 9
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita aakan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
Diperlukan konsistensi dalam menabur kebaikan (dalam kasih) dan Tuhan pasti akan memberikan tuaian yang terbaik bagi kita.
“Always do you best. What you plant now, you will harvest later.” (Selalu lakukan yang terbaik. Apa yang kamu tanam sekarang, akan kamu tuai nanti) - Og Mandino
Tuhan Yesus Memberkati