GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

MANA BAKAL BUAHNYA ?

Ev. Gina Dharmawan · Minggu, 14 September 2025

Ibadah Raya 3 (Onsite)
Minggu, 14 September 2025
Pk. 11:30 WIB
Matius 28 : 19 - 20
PDF Rangkuman “MANA BAKAL BUAHNYA ?” Ev. Gina Dharmawan · Minggu, 14 September 2025 Unduh PDF

Kita sudah belajar pada ibadah raya I dan ibadah raya II tentang “Sudah Sampai Mana ?” dan “Mau Dibawa Ke Mana ?”, pada ibadah raya III ini kita akan sama-sama belajar mengenai “Mana Bakal Buahnya ?” dalam kaitan pengenalan dan pengiringan kita kepada Tuhan, sehingga mengalami pertumbuhan rohani.

Kita sudah memasuki 75% Tahun Penuaian (The Year of Harvest), di bulan September ini. Seharusnya perkembangan kita dalam membaca Alkitab juga 75%. karena kita akan mendapatkan manfaatnya (2 Timotius 3 : 16 - 17). Namun, suatu kebermanfaatan mungkin tidak akan terasa manfaatnya jika masih terus-menerus dipaksa. Ketika kita menyadari tentang pentingnya kebermanfaatan, maka kita akan melakukan dengan sendirinya dan secara otomatis. Artinya kita sudah mencapai kedewasaan rohani.

Beberapa faktor tujuan dari kebermanfaatan :

• Tuhan ingin mengajar kita, bukan menghajar kita, dan setiap ajaran itu untuk kebaikan kita.

• Lebih baik ketika kita ditegur melalui firman Tuhan, daripada ditegur orang lain, dan pilihannya ada pada kita. 

• Tugas kita adalah menyenangkan hati Tuhan, dan salah satunya adalah dengan memperbaiki kelakuan kita, sibukkan diri kita dengan meng-upgrade diri kita.

• Jangan membenarkan apa yang biasa, tetapi biasakan diri melakukan apa yang benar. 

Itu semua adalah cara untuk membawa kita pada pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Allah adalah sebagai cara untuk kita hidup dalam kekekalan. Jika kita sudah mengenal Allah, kita pasti mengikuti perintah-Nya. Orang yang mengenal Tuhan, pasti menyadari bahwa dia perlu pemuridan. Sudah sampai di mana pengenalan kita akan Tuhan ? Setelah pengenalan ini, maka kita akan dibawa kepada pemuridan. Dua hal ini bertujuan untuk penjangkauan dan pelipatgandaan (Yohanes 17 : 1 - 3).

Pemuridan adalah proses perubahan untuk bertumbuh menuju kedewasaan rohani secara bertahap dan membawa para murid untuk semakin mendekat, mengenal, dan pada akhirnya menjadi serupa dengan Kristus. Semua diawali dari kita sebagai jemaat. Pastikan bahwa kita harus tertanam. Kenapa harus tertanam ? Agar kita bisa bertumbuh dan berbuah. 

Jika kita sudah tertanam, maka kita rela untuk pemuridan. Dan jika sudah rela dimuridkan, maka kita rela untuk memuridkan. Langkah-langkah ini bertujuan menuju kedewasaaan rohani. Seorang murid akan melahirkan murid lainnya. Diperlengkapi untuk memperlengkapi.

Jika kita sudah dimuridkan, maka kita akan minta Tuhan untuk mengutus kita. Ada beberapa bekal yang perlu kita bawa dalam perjalanan pengutusan, yaitu berserah (1 Petrus 5 : 7; Amsal 16 : 3; Mazmur 37 : 5), belajar (Yesaya 48 : 17; Amsal 2 : 3), dan yakin Allah beserta (2 Korintus 13 : 14; Yohanes 14 : 16; Yohanes 14 : 26).

Jangan sampai kita didapati tidak berbuah sama sekali oleh Tuhan Yesus. Apakah sudah ada minimal satu buah rohani melalui hidup kita sehari-hari ? Sebab, bakal (calon) buah merupakan bukti menuju panen dan penuaian rohani. Pertumbuhan maupun buah rohani adalah sesuatu yang serius di mata Tuhan, ini sangat diperhitungkan oleh-Nya. 

Jangan hanya menyibukkan diri sekadar beraktivitas rohani, sehingga mengalami kewalahan, kelelahan, kejenuhan, hingga kejatuhan. Apa yang bertumbuh dan berdaun itu belum tentu berbuah. Kita didorong untuk bertumbuh dan berbuah.

Apakah masih ada yang baik dalam hidup kita ? Apakah kita hanya melayani pekerjaan Tuhan, dan bukannya melayani Pribadi-Nya ? Jangan sampai kita kehilangan kesempatan yang berharga. Dan jangan sampai kehidupan kita menjadi kering. 

Markus 11 : 12 - 14
Yesus mengutuk pohon ara Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka kata-Nya kepada pohon itu : Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya ! Dan murid-murid-Nyapun mendengarnya.

Bakal buah pengenalan kita akan Tuhan dan pemuridan kita di dalam Tuhan adalah penjangkauan serta pelipatgandaan. Jika kita berbuah banyak, maka kita akan sungguh-sungguh disebut sebagai murid Tuhan, dan bukan orang yang hanya melakukan apa yang menjadi kehendak hatinya sendiri.

Yohanes 15 : 8 
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.

Matius 28 : 19 - 20 
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL