Maleakhi 3 : 16
Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan Tuhan : Tuhan memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan Tuhan dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya.
Di dunia ini kita mengenal ada golongan orang benar dan orang fasik, orang takut akan Tuhan dan orang sombong, orang yang meresponi firman Tuhan dengan melakukannya dan yang meremehkan. Ada masa di mana Tuhan tidak berbicara kepada manusia, disebut silent age. Silent age kurang lebih empat ratus tahun dari kitab Maleakhi (Perjanjian Lama) sampai kepada Injil Matius (Perjanjian Baru). Tuhan berdiam diri atau tidak berbicara kepada manusia dan manusia hidup dalam kehampaan, kegelapan serta tanpa pengharapan.
Seperti yang diketahui tentang kisah kehidupan bangsa pilihan Tuhan, bangsa Israel, ada masa di mana mereka mengalami pembuangan, akibat dari pemberontakan dan ketidaktaatan mereka kepada Tuhan. Israel bagian utara mengalami pembuangan ke Asyur, dan Israel bagian selatan mengalami pembuangan ke Babel. Selama masa pembuangan itu, di tengah kesusahan dan penganiayaan, mereka berseru kepada Tuhan dan Tuhan mendengarkan. Pada akhirnya, Tuhan membawa bangsa Israel kembali dari pembuangan (freedom), kemudian membangun kembali Bait Allah dan memperbaharui perjanjian, namun setelah itu bangsa Israel kembali berbuat tidak taat dan setia kepada Tuhan, terjadi kemerosotan iman kembali.
Maleakhi 1 : 6
Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu ? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu ? firman Tuhan semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata : Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu ?
Peringatan ini ditujukan kepada sikap para imam dan umat yang mengganggap enteng tata cara ibadah kepada Tuhan, hal ini menjadi sebuah penghinaan kepada Tuhan. Mereka beribadah dengan suka-suka mereka, datang kepada Tuhan dengan memberikan korban persembahan yang cacat.
Melalui pesan terakhir ini, ada beberapa hal yang harus kita jaga, antara lain :
1. Jagalah kekudusan dalam beribadah kepada Tuhan
Maleakhi 1 : 7 - 8
Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata : Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya ? Dengan cara menyangka : Meja Tuhan boleh dihinakan ! Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat ? Apabila kamu membawa Binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat ? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik ? firman Tuhan semesta alam.
2. Jagalah kekudusan dalam rumah tangga
Maleakhi 2 : 16
Sebab Aku membenci perceraian , firman Tuhan, Allah Israel juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman Tuhan semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat !
3. Jagalah kekudusan dan kejujuran dalam persembahan
Maleakhi 3 : 8
Bolehkah manusia menipu Allah ? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau ? Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus !
Maleakhi 4 : 1 - 3
Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman Tuhan semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang. Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman Tuhan semesta alam.
Pesan firman Tuhan :
- Jikalau masih ada kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada jalan kebenaran, akuilah dan responilah dengan benar, sebab Tuhan adalah Allah yang adil dan setia.
- Peringatan dan teguran Tuhan adalah salah satu bentuk kasih-Nya, sebab akan tiba waktunya Ia akan berdiam dan menjatuhkan hukuman-Nya.
- Teruslah kerjakan keselamatan dengan takut dan gentar akan Tuhan, sebab Ia akan melakukan perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Tuhan dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati