GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

KUK KELEGAAN

Pdt. Robertus Purwadi, SPd, SE · Selasa, 28 September 2021

Doa Fajar
Selasa, 28 September 2021
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “KUK KELEGAAN” Pdt. Robertus Purwadi, SPd, SE · Selasa, 28 September 2021 Unduh PDF

Kuk adalah kerangka dari kayu yang dipikulkan pada lembu pembajak untuk tujuan membajak suatu ladang.

Kuk dalam Matius 11 : 28 - 30 adalah alegori dari Hukum yang harus ditanggung atau dilakukan oleh penganut agama Yahudi (tata ibadah, sipil, moral) secara ketat.

Matius 11 : 28 - 30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.

BEBAN BERAT :
HUKUM TAURAT
1. Melakukan hukum dengan ketakutan

2. Ada 613 perintah yang harus dijalankan seluruhnya (248 hukum positip/perintah dan 365 hukum negatif/larangan)

Sehingga orang Farisi menjadi golongan yang :
1. Kesombongan - pasti selamat (legalisme)

2. Memiliki kebenaran, tapi buta terhadap Mesias

Salah satu contoh orang Farisi yang menjadi pelaku Hukum Taurat adalah Saulus. Kebanggaan Saulus (Paulus) adalah kesanggupannya menjalankan semua 613 perintah. Hal ini menjadikan dirinya sombong dan merasa sudah selamat. Namun, setelah mengenal Kristus Yesus, Paulus menganggap semua pencapaiannya itu sebagai sampah (kotoran).

Perbedaan Kuk Hukum Taurat dan Kuk Yesus :

1. KUK HUKUM TAURAT :

• Disiplin melakukan hukum lahiriah karena takut dihukum

• Orang Farisi hanya bisa mengajar, tanpa ikut melakukan ajarannya

• Orang Farisi meletakkan beban berat, mempersulit dan menambah hukum

• Pada akhirnya menghasilkan manusia-manusia robot

2. KUK YESUS :
• Disiplin dan pemuridan langsung dari Yesus

• Yesus ikut serta memikul kuk yang dibebankan kepada kita

• Ringan dan menyenangkan (bisa dinikmati)

• Pada akhirnya menghasilkan ketenangan jiwa dan kemuliaan kekal

Sejak kapan orang Yahudi memikul Kuk hukum Taurat ?

Sejak upacara Bar-Mitsvah dilakukan :
• Seorang anak Yahudi berumur 12-13 tahun wajib menjalani upacara menjadi “anak hukum”. 

• Secara simbolis anak itu melakukan “aliyah” (naik) dan “bemah” (menghadap mimbar untuk menerima kuk hukum Taurat)

• Sejak saat itu, si anak mulai memikul kuk hukum Taurat dan wajib mentaati seluruhnya

KUK YESUS :
1. Yesus memberikan diri-Nya supaya semua orang yang percaya kepada-Nya mampu untuk melakukan seluruh hukum Allah

2. Hukum Allah dalam Perjanjian Baru terdiri dari 2 : Loving God -  Loving People - dalam dua hukum ini tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi (Matius 22 : 40).

3. Sekalipun ada beban, namum memikul kuk Yesus selalu ada kelegaan dan sukacita

Matius 11 : 28 - 30 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Tuhan Yesus mengundang semua orang yang lelah karena tuntutan hukum.

Yohanes 3 : 16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

SEKALI YESUS - TETAP YESUS

Rangkuman Pdm. Willy Santoso, BSc :

Hari ini kita belajar tentang kuk Hukum Taurat dan Kuk Yesus (kasih).

Matius 11 : 28 - 30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Tuhan Yesus mengundang semua orang yang lelah karena tuntutan Hukum Taurat, Ia akan memberikan kelegaan dengan cara mengenakan KUK Kristus, yaitu KASIH. 

Didalam Kristus kita menerima keselamatan dan kuk yang melegakan. Tidak seperti orang Israel yang tetap memikul kuk Hukum Taurat, yang membuat mereka letih lesu dan berbeban berat.

Rasul Paulus pernah menjadi pelaku Hukum Taurat secara masif dan tanpa cela. Namun setelah dia mengenal dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, Paulus berubah total.

2 Korintus 3 : 1 - 9 Pelayan-pelayan Perjanjian Baru (Hukum Taurat vs Hukum Kasih) :

1. Mati vs Hidup - (ayat 3) Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

2. Kekuatan diri vs Kekuatan Tuhan - (ayat 5) Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah.

3. Penghukuman vs Pembenaran - (ayat 9) Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran.

Galatia 2 : 19 - 20
Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Hanya ketika kita berada di dalam Kristus dan terus berelasi dengan Kristus Yesus, maka kita memiliki kasih dan dimampukan hidup dalam kebenaran-Nya, maka kita sanggup melakukan semua tuntutan Hukum Allah dengan dasar kasih.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL