Sesuatu yang berbeda pasti akan menjadi pusat perhatian, bisa jadi teringkir dan menjadi minoritas. Demikina pula dengan kehidupan kita sebagai orang percaya, bisa saja berbeda dengan orang lain, karena setiap orang memiliki kemampuan bertahan hidup dengan lingkungan sekitarnya. Dunia bisa membuat kita mengalami kesulitan, namun Tuhan sanggup memberikan kita kemampuan untuk mengalahkan setiap masalah.
Di Alkitab ada seseorang yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang lain, yaitu Ishak. Ishak mengalami kesulitan karena masa kelaparan yang melanda. Namun ia mampu mengatasinya karena memiliki iman atas janji Allah. Ishak menjadi manusia yang berbeda dengan orang-orang pada zamannya.
Background
Kejadian 12 : 10
Ketika kelaparan timbul di negeri itu, pergilah Abram ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, sebab hebat kelaparan di negeri itu.
Kejadian 26 : 1 - 2
Maka timbullah kelaparan di negeri itu. Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman : Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.
1. System (Mesir vs Gerar)
Kita harus tahu sistem apa yang ada di sekitar kita. Sisitem Mesir (dunia) atau sistem Allah. Hiduplah dalam sistem Allah.
“A good thing doesn’t mean it’s a God thing.” Segala sesuatu bisa terlihat baik, namun yang terbaik selalu besaral dari Tuhan. Pilihan dan panggilan yang kita terima menjadi sangat baik bila sesuai dengan kehendak Tuhan.
2. Stay
Ishak tinggal di Gerar sebagai orang asing, artinya Tuhan minta Ishak bertahan dan tinggal di tempat dimana Tuhan perintahkan.
Kejadian 26 : 3 - 6
Tinggalah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati Engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat. Karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu seluruh perintah, ketetapan dan hukum-Ku 6.Jadi tinggallah ishak di Gerar.
Kejadian 26 : 3a
Tinggalah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati Engkau.
Orang asing “sojourn” atau “gûr” : tinggal sebagai pendatang, tinggal sementara, dan hidup sebagai orang yang tidak memegang kontrol penuh.
Kita menjalani hidup atas tuntunan Tuhan.
3. Sow (menabur)
Di tengah kesulitan di tempat asing, Ishak melakukan tindakan yang benar, yaitu “menabur”, walaupun tidak masuk akal, karena waktu itu masa kekeringan (kekurangan). Ishak percaya karena ia tahu akan janji Allah kepada Abraham, ayahnya, bahwa keturunannya akan diberkati berlimpah. Ia menabur karena ia merespon janji Allah.
Kejadian 26 : 12 - 17
Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. Setelah lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram : Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung juga. Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.
Kejadian 26 : 26 - 28
Datanglah Abimelekh dari Gerar mendapatkannya, bersama-sama Ahuzat, sahabatnya dan Pihlo, kepada pasukannya. Tetapi kata Ishak kepada mereka : Mengapa kamu datang mendapatkan aku ? Bukankah kamu benci kepadaku, dan telah menyuruh aku keluar dari tanahmu ? Jawab mereka : Kami telah melihat sendiri, bahwa TUHAN menyertai engkau; sebab itu kami berkata : baiklah kita mengadakan sumpah setia, antara kami dan engku; dan baiklah kami mengikat perjanjian dengan engkau.
Tuhan berjanj kepada Abraham dan Ishak, Tuhan yang sama juga berjani kepada kita, bahwa Ia akan menyertai kita jika kita setia mengikuti kehendak-Nya. Janji penyertaan-Nya nyata, yang menabur pasti akan menuai.
Di tahun Amanat Agung ini, kita bukan hanya menuai berkat jasmani, tapi juga menuai jiwa-jiwa bagi Kerajaan Allah.
Matius 28 : 19 - 20
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, Dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Kisah Para Rasul 1 : 8
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan diseluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.
Tuhan Yesus Memberkati