GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

KETIKA MATA TUHAN TERTUTUP BAGI BELAS KASIHAN

Pdp. Ir. Arjoto Wisanto, MSc. · Kamis, 27 Juni 2024

Doa Fajar
Kamis, 27 Juni 2024
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “KETIKA MATA TUHAN TERTUTUP BAGI BELAS KASIHAN” Pdp. Ir. Arjoto Wisanto, MSc. · Kamis, 27 Juni 2024 Unduh PDF

Hosea 13 : 14b
... Mata-Ku tertutup bagi belas kasihan.

Belas kasihan adalah suatu perasaan yang menggerakkan hati sanubari orang, membuat sedih ketika melihat penderitaan dan kemalangan sesamanya, disertai dorongan yang kuat untuk menolong. Belas kasihan merupakan sifat Tuhan, kita dapat melihat banyak kisah dalam Alkitab bagaimana hati Tuhan Yesus selalu tergerak oleh belas kasihan dan melakukan perbuatan-perbuatan baik bagi orang banyak.

Matius 9 : 36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Matius 14 : 14
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.

Matius 20 : 34
Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.

Namun dalam kitab Hosea kita melihat bahwa ternyata ada satu masa di mana mata Tuhan tertutup bagi belas kasihan. Bagaimana hal itu dapat terjadi ?

Hosea 13 : 1 - 13
Apabila Efraim berbicara, gemetarlah orang; ia diangkat-angkat di Israel, tetapi ia bersalah dengan menyembah Baal, sehingga matilah ia. Sekarangpun mereka terus berdosa, dan membuat baginya patung tuangan dari perak dan berhala-berhala sesuai dengan kecakapan mereka; semuanya itu buatan tukang-tukang. Persembahkanlah korban kepadanya !, kata mereka. Baiklah manusia mencium anak-anak lembu ! Sebab itu mereka akan seperti kabut pagi atau seperti embun yang hilang pagi-pagi benar, seperti debu jerami yang diterbangkan badai dari tempat pengirikan atau seperti asap dari tingkap. Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku. Akulah yang mengenal engkau di padang gurun, di tanah yang gersang. Ketika mereka makan rumput, maka mereka kenyang; setelah mereka kenyang, maka hati mereka meninggi; itulah sebabnya mereka melupakan Aku. Maka Aku menjadi seperti singa bagi mereka, seperti macan tutul Aku mengintip-intip di pinggir jalan. Aku mau mendatangi mereka seperti beruang yang kehilangan anak, Aku mau mengoyakkan dada mereka. Di sana Aku memakan mereka seperti singa; binatang liar di padang akan merobek mereka. Aku membinasakan engkau, hai Israel, siapakah yang dapat menolong engkau ? Di mana gerangan rajamu, supaya diselamatkannya engkau, dan semua pemukamu, supaya diberinya engkau keadilan, hai, engkau yang berkata : Berilah kepadaku seorang raja dan pemuka-pemuka ! Aku memberikan engkau seorang raja dalam murka-Ku dan mengambilnya dalam gemas-Ku. Kesalahan Efraim dibungkus, dosanya disimpan. Sakit beranak mendahului kelahirannya, tetapi ia adalah seorang anak yang tidak bijaksana; sebab tidak pada waktunya ia bergerak, bila waktunya tiba, ia tidak mau keluar dari kandungan ibu.


Penyebab mata Tuhan tertutup bagi belas kasihan :

1. Menyembah berhala (Hosea 13 : 1 - 2)
Penyembahan berhala merupakan dosa yang dibenci Allah. Perbuatan ini mendukakan dan membangkitkan murka Allah. Hal ini berulang kali dilakukan oleh bangsa Israel, sehingga dikatakan bangsa yang bebal dan seolah-olah tidak mengenal Tuhan.

Apa yang menjadi berhala bagi kita di zaman sekarang ini ? Yaitu segala sesuatu yang kita tempatkan lebih utama daripada Tuhan, bisa berupa harta, kekayaan, karir, kekuasaan, popularitas, bahkan perkembangan teknologi dan media sosial.

2. Mudah melupakan kebaikan Tuhan dan tidak bisa mengucap syukur (Hosea 13 : 4 - 6).
Tuhan mengingatkan bangsa Israel bahwa tidak ada ilah lain yang sanggup memberikan keselamatan selain daripada Tuhan. Dialah Tuhan yang menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan, dan menuntun serta menyertai mereka selama di padang gurun. Begitu besar kasih Allah kepada bangsa Israel, namun mereka begitu mudah melupakan dan tidak bisa mengucap syukur.

Kita tidak menjadi khawatir, takut, berjalan sendirian, karena Tuhan menyertai kita dan tidak akan membiarkan kita sendirian. Jangan menjadi orang yang tidak tahu berterima kasih atas segala perbuatan yang sudah Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita.

3. Mengandalkan manusia (Hosea 13 : 9 - 11).
Bangsa Israel justru bersandar kepada pemimpin politik saat itu, para raja, pemuka-pemuka, dan bukan kepada Allah.

4. Tegar tengkuk atau keras hati (Hosea 13 : 12 - 13). 
Israel memiliki kesempatan berkali-kali untuk bertobat, Tuhan mengutus nabi-nabi-Nya untuk menegur, namun karena kekerasan hati mereka tidak mau bertobat.

Pertanyaannya, bagaimanakah dengan keadaan kita saat ini ? Apakah kita sama dengan yang dilakukan bangsa Israel di atas, menyembah berhala, mudah melupakan kebaikan Tuhan dan tidak bisa mengucap syukur, mengandalkan manusia, dan tegar tengkuk atau keras hati ?

Oleh karena itu, lakukan pertobatan, mengakui kesalahan dengan penuh kesadaran dan penyesalan, mencari wajah Tuhan sampai menemukannya, merindukan Tuhan dan hidup dalam kasih, karena semua itu yang dikehendaki Tuhan. Peliharalah pertobatan dengan komitmen, dan terbuka atas teguran. 

Jika mata Tuhan tertutup bagi belas kasihan, apa yang bisa kita lakukan ? Sepertinya tidak ada lagi pengharapan, kasih dan kesempatan, hanya menunggu waktu penghukuman. Namun, apabila pertobatan kita lakukan, maka Tuhan akan memberikan janji-Nya. Murka Tuhan menjadi surut dan Dia akan memberikan pemulihan serta menunjukkan kasih setia-Nya.

Hosea 14 : 5 - 8
Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL