Akhir-akhir ini banyak orang yang mengalami kelelahan. Banyak alasan yang menyebabkan mereka lelah : akibat masalah yang tidak pernah beres, situasi yang monoton, karena pekerjaan yang berat, karena tuntutan target dalam pekerjaan, dan masih banyak lagi. Meskipun demikian, Ketika ditanya : Apa kabar ? Bagaimana keadaanmu ? kita selalu menjawab : “It is OK” To not to be OK !
Berikut ini hal umum rasa lelah yang dialami seseorang :
Lelah fisik,
• Terlalu banyak aktivitas
• Kurang makanan bergizi
• Kurang beristirahat
Lelah mental dan Rohani :
• Terlalu banyak tuntutan dan masalah
• Mengandalkan diri sendiri
• Overthinking
• Menunggu jawaban doa
Jika kita mengalami kelelahan, hendaknya kita menyadari akan hal itu dan mengambil langkah yang tepat untuk mendapatkan pemulihan yaitu datang kepada Tuhan.
Matius 11 : 28 - 29
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Bagaimana mengatasi lelah ?
1. Meletakkan Kekuatannya di dalam Tuhan
Mazmur 84 : 6 - 8
Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat bermata air, bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.
Kita harus berani meletakkan masalah kepada Tuhan. Berjalan bersama Tuhan membuat kita semakin kuat dan semakin bergairah melakukan segala sesuatu dan berbahagia karena sumber kekuatan kita datang dari Tuhan.
2. Beristirahat
Kejadian 2 : 2
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
Allah memberi teladan kepada kita betapa pentingnya beristirahat; menikmati hasil jerih lelah dan bersyukur atas anugerah-Nya. Istirahat itu penting agar kita tidak stress dan dengan istirahat kita menemukan pemulihan. Istirahat bagi jiwa kita adalah diam di kaki Tuhan, bersaat teduh dan menikmati persekutuan indah dalam Tuhan. Hal ini akan membuat kita memperoleh pemulihan, kekuatan yang baru dan diangkat tinggi oleh Tuhan.
3. Fokus pada Tujuan
Yesaya 40 : 31
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Hidup kita akan bergairah jika kita fokus pada tujuan yang Tuhan tetapkan dalam hidup kita. Segala sesuatu yang dikerjakan dengan bergairah dan dengan tujuan yang jelas, akan mendantangkan sukacita dan berkat yang besar. Fokuslah kepada Tuhan, maka kita akan dibawa naik lebih tinggi, mampu mengatasi masalah hidup dan tidak akan menjadi lelah.
4. Bersyukur
1 Timotius 1 : 12
Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku.
Bersyukur adalah respon hati yang menyadari bahwa setiap kesempatan kita bisa melayani adalah anugerah dari Tuhan. Segala sesuatu yang kita miliki datangnya dari Tuhan, berkat Tuhan dan kita kembalikan bagi kemuliaan Tuhan agar kita berbahagia. Dengan bersyukur, maka kelelahan kita akan sirna dan memperoleh kekuatan baru di dalamnya.
1 Tesalonika 5 : 18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Tuhan Yesus Memberkati