Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. (Ibr. 12:1-2)
Perlombaan lari maraton digambarkan sebagai perlombaan besar yang tidak ada bandingannya. Mengikut Yesus bukan seperti saat orang menaiki eskalator atau lift, yang dimana kita hanya menginjak eskalator atau masuk ke dalam lift dan akan berjalan secara otomatis, namun mengikut Yesus adalah seperti orang yang berlari. Hal yang dinilai dalam perlombaan ini bukan kecepatan dalam berlari, namun ketahanan dalam berlari. Kita semua wajib mengikuti perlombaan ini dengan ketekunan.
Penghalang kita dalam berlomba dalam hal mengikut Yesus
- Beban.
- Dosa.
Beban adalah hal- hal yang menghalangi kita untuk maju.
(Kebiasaan, main- main dengan iman, kekuatiran, mendengar apa kata orang, sensitif, pola pikir negatif,hobi)
Dosa adalah luka yang membuat seseorang tidak bisa berlari dengan baik, bahkan menghalangi/ menghentikan. Dosa memang nikmat untuk seketika tetapi akan membawa manusia menjadi lumpuh, bahkan mati.
Dalam ayat diatas (Ibr 12:1-2), ayat tersebut meminta kita untuk menanggalkan semua beban dan dosa. Terkadang Tuhan memakai cara mengalami kebangkrutan atau penyakit kepada manusia agar mereka sadar dan menanggalkan dosa.
Bagaimana cara menanggalkan dosa
- Mengaku kepada Tuhan agar diampuni dan manusia.
- Didoakan agar mengalami kelepasan.
- Mengandalkan Roh Kudus.
- Kembangkan disiplin rohani.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yak. 5:16)
Tujukan mata kepada Yesus
- Inspirator
- Instruktur
- Guide.
- Guard.
Ketika kita memandang kepada Yesus, maka kita akan ingat akan penderitaan Yesus yang telah memikul dosa kita, maka kita akan menjadi kuat.
Jadikan Yesus sebagai pengarah dalam hidup kita. Ketika kita masuk dalam kehendak-Nya, maka mujizat akan terjadi
Kemanapun kita melangkah, Yesus akan menyertai kita. Yesus akan membimbing kita melalui Roh Kudus.
Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, (Yud. 1:24)
Yesus memiliki kuasa untuk menjaga kita.