Apa itu kebahagiaan ? Bahagia menurut (kbbi) : keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan).
Setiap manusia pada dasarnya ingin bahagia, dan sering mencari kebahagiaan melalui hal-hal : kekayaan, kesuksesan, hubungan, kesehatan, dan kenyamanan. Semua hal ini dapat membawa sukacita, tetapi tidak selalu memberikan kebahagiaan yang bertahan lama, karena kondisi dan keadaan manusia terus berubah-ubah, dan bertambah usia. Dengan begitu kebahagiaan itu menjadi mudah terguncang dalam kehidupan.
Quotes :
Bahagia itu sederhana, bersyukur dengan apa yang kita miliki, bukan dengan apa yang orang lain miliki.
Bukan bahagia yang menjadikan kita bersyukur, tetapi dengan bersyukur akan menjadikan hidup kita bahagia.
Bahagia itu sederhana, hanya saja standar kebahagiaan kita yang terlalu tinggi.
Kebahagiaan Sejati menurut Matius 5 : 1 - 12
Ucapan Bahagia
Matius 5 : 1 - 6
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah la ke atas bukit dan setelah la duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya : Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Latar Belakang dari Matius 5 : 1 - 6
Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah la ke atas bukit dan setelah la duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Sesungguhnya kebahagiaan sejati adalah hubungan kita dengan Tuhan.
• Yesus peduli kepada orang-orang yang hidup dalam kesulitan, dalam Matius 4 : 23 - 25 Tuhan Yesus melayani orang-orang yang buruk keadaannya, yang menderita berbagai-bagai penyakit, yang sengsara, dan yang lumpuh. Orang-orang ini adalah gambaran orang-orang yang hidupnya dalam kesulitan dan kesusahan dan mungkin tidak bahagia kalau dilihat dari sudut pandang dunia.
• Yesus menetapkan standard kebahagiaan dalam Kerajaan Allah "Yesus naik ke atas bukit dan duduk". Di dalam tradisi Yahudi, posisi duduk adalah posisi seorang guru atau rabi yang mengajar dengan otoritas. Ini berbicara tentang otoritas seorang Raja yang menetapkan nilai-nilai dalam Kerajaan-Nya.
• Yesus adalah sumber kebahagiaan sejati
Setelah Yesus duduk para murid datang mendekat kepada Yesus. Kebahagiaan sejati berkaitan dengan hubungan seseorang dengan Tuhan. Datanglah kepada Yesus dan miliki kerinduan untuk selalu ingin dekat dengan Tuhan, karena Dialah sumber kebahagiaan sejati.
Berbahagia (Makarioi) artinya bahagia sejati, berkat sejati, makmur sejati yang berasal dari Tuhan.
Makarios adalah suatu kebahagiaan sejati karena menerima perkenanan dan kasih karunia Allah dan yang tidak dipengaruhi oleh situasi dan kondisi apapun. Lebih dari sekedar perasaan, bukan hanya emosi perasaan senang yang bersifat sementara atau dalam suasana hati yang baik.
Makarios menggambarkan seseorang yang berada dalam posisi istimewa dan menikmati perkenanan dan kasih karunia Allah.
Kebahagiaan Sejati.
Kebahagiaan yang sifatnya tetap karena berasal dari Tuhan dan tidak dipengaruhi oleh situasi dan kondisi yang sedang dialaminya.
Point Pertama
Matius 5 : 3
Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Miskin (Ptökhós - Yunani) : Pengemis, yaitu seseorang yang sama sekali tidak memiliki harta atau simpanan apapun dan sangat bergantung pada belas kasihan atau bantuan orang lain.
"Miskin" bukan didalam keadaan ekonomi, tetapi kemiskinan dalam kondisi kerohanian. Kita perlu memiliki kerendahan hati dan menyadari bahwa kita sesungguhnya tidak memiliki suatu apapun untuk dibanggakan di hadapan Tuhan, dan harus sepenuhnya bergantung pada kasih karunia Allah.
Efesus 2 : 8 - 9
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Lukas 18 : 9 - 14
Pemungut cukai menggambarkan "orang miskin" di hadapan Allah.
Pemungut cukai berdiri jauh-jauh, bahkan tidak berani menengadah ke langit. la memukul diri dan berdoa : Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Yesus menyatakan bahwa orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan oleh Allah.
Allah tidak mencari orang yang merasa dirinya paling benar, tetapi Allah mencari orang yang rendah hati dan menyadari kebutuhannya akan anugerah-Nya.
Point Kedua
Matius 5 : 4
Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Berdukacita (Pentheó - Yunani) : yaitu dukacita atau kesesakan yang sangat mendalam dan menyakitkan, seperti saat kehilangan seseorang yang sangat dicintai.
Dihibur (Paraklēthēsontai - Yunani) : kata benda atau pasif dari Paráklētos, yaitu Penghibur yaitu Roh Kudus.
"Dukacita" disini adalah dukacita yang mendalam atas dosa, baik dosa pribadi kita sendiri atau dosa-dosa dunia yang sudah rusak yang ada di sekitar kita.
Nehemia 1 : 3 - 4
Ketika Nehemia mendengar bahwa tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya terbakar, ia berkata : Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit.
Nehemia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, ia mengambil sikap berdukacita karena kehancuran bangsanya (menangis, berdoa, berpuasa), dilanjutkan dengan tindakan membangun kembali tembok Yerusalem.
Dukacita yang benar di hadapan Allah bukan sekadar sedih dan menangisi keadaan, tetapi membawa keadaan itu kepada Tuhan dan bersedia menjadi bagian dari pemulihan.
Poin Ketiga
Matius 5 : 5
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Lemah Lembut (Praus - Yunani) : yaitu suatu kekuatan besar yang berada di bawah kendali tuannya. Digambarkan seperti kuda yang telah dijinakkan atau terlatih dengan baik yang menyiratkan adanya kekuatan dalam kendali dan bukan kelemahan.
Lemah lembut tidak sama dengan lemah. Orang yang lemah lembut meresponi setiap konflik dengan kelemahlembutan serta penguasaan diri dan bukan dengan kemarahan.
Dalam kitab Bilangan 12 : 1 - 9 dikisahkan bahwa Musa adalah seorang yang lemah lembut meskipun memiliki otoritas.
Bilangan 12 : 3
Adapun Musa ialah seorang yang sangat lembut hatinya, lebih dari setiap manusia yang di atas muka bumi.
Musa bukanlah seseorang yang tidak memiliki kuasa, ia adalah pemimpin bangsa Israel untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir. Sewaktu Miryam dan Harun menentang Musa, ia tidak melawan ataupun membela diri. Akhirnya Allah sendiri yang bertindak membela Musa.
Orang yang lemah lembut tidak harus kehilangan otoritas. Ia dapat memiliki kuasa, tapi tidak menggunakan kuasa tersebut untuk membalas orang yang menyakitinya.
Point ke 4
Matius 5 : 6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Lapar dan haus adalah sinyal atau keinginan yang diberikan oleh tubuh untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia agar tetap bertahan hidup. Dalam konteks rohani > Tuhanlah yang menjadi kebutuhan utama dalam hidup kita.
Kebenaran adalah karakter dan kehendak Allah.
Menjadi lapar dan haus akan kebenaran berarti memiliki kerinduan yang begitu dalam akan firman Tuhan. Dengan demikian, kita dapat mengetahui apa kehendak Tuhan untuk kita jalankan di dalam kehidupan kita sehari-hari.
Mazmur 42 : 2 - 3
Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah ?
Daud menggambarkan kerinduan rohaninya seperti rusa yang membutuhkan air. Daud selalu merindukan persekutuan dengan Tuhan, ia berharap hanya kepada Tuhan di dalam kesesakannya, dan hanya Tuhanlah yang bisa memuaskan jiwanya.
Orang yang lapan dan haus akan kebenaran tidak hanya mencari berkat-berkat Tuhan, tetapi merindukan Tuhan sendiri dan ingin hidup sesuai dengan firman-Nya.
Take Home Messages untuk mengalami kebahagiaan sejati :
1. Kita tidak memiliki apa-apa di dunia dan kita membutuhkan kasih karunia Tuhan.
2. Hidup jangan egois tetapi tapi peduli akan orang lain dan lingkungan di sekeliling kita.
3. Jangan membalas sewaktu kita mengalami ketidakadilan karena Tuhan adalah hakim yang adil dan pembalasan adalah hak Tuhan.
4. Hanya dalam Tuhan-lah pengharapan kita dan hanya Dia yang dapat memuaskan jiwa kita.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



