Dalam Lukas 15, Yesus sedang bersama orang-orang berdosa dan disitu juga ada ahli Taurat dan orang Farisi. Ahli Taurat adalah orang-orang yang sudah tahu Taurat dari masa kecil dan suka berkumpul di Bait Allah. Mereka dan para orang Farisi merasa risih karena Yesus bersama dengan orang-orang yang berdosa. Yesus kemudian menjawab mereka dengan mengatakan tentang tiga perumpamaan :
1. Seorang yang mempunyai seratus ekor domba, kemudian kehilangan satu domba. Orang itu berani meninggalkan sembilan puluh sembilan ekor domba untuk mencari satu domba. Orang itu bersuka cita ketika menemukan satu domba tersebut.
2. Wanita yang punya sepuluh dirham, kemudian kehilangan satu dirham. Wanita itu bersuka cita ketika menemukan satu dirham tersebut.
3. Anak yang hilang (Luk 15:11-17)
Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.(Luk 15:17)
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,(Efe. 3:16)
Dalam ketidak-terbatasan Allah Tuhan, biarlah Tuhan memberikan kuasa kepada kita dalam tiga area :
1. Penyediaan Tuhan cukup untuk memberi kita makan
Anak yang hilang pada cerita diatas juga merasa lapar.(Luk 15:16) Generasi ini penuh dengan rasa lapar. Karena itu kita akan tergoda oleh tawaran dunia yang membuat kita merasa kenyang untuk sesaat. Rasa lapar akan membuat kita tergoda untuk diakui oleh dunia. Ingat bahwa Yesus cukup buat kita, datang kepada-Nya karena Dia menyediakan apa yang kita perlu.
2. Penyediaan Tuhan cukup untuk memberi kita pakaian
Pakaian digunakan untuk menutupi bagian yang tidak ingin kita perlihatkan untuk orang lain. Hal-hal pribadi, kelemahan yang kita tidak ingin orang lain untuk lihat; kita lakukan banyak hal untuk menutupinya. Dalam cerita anak yang hilang diatas, sang bapak berlari menghampiri anaknya yang kembali karena dia ingin anaknya mendapati identitas dan dikenal oleh orang-orang banyak bahwa itu adalah anaknya dan anak itu pun diberikan jubah yang terbaik. (Luk 15:20,22)
Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.(Kej. 3:21)
Tuhan bisa menutupi semua masalah dan kegagalan kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Identitas kita tidak dari apa yang kita pakai, namun ada dalam Tuhan
3. Penyediaan Tuhan cukup untuk menerima kita kembali
Bagi kita yang pernah melayani dan sekarang tidak melayani lagi, ingat bahwa kasih Tuhan cukup untuk mengampuni dan menerima kita kembali. Tuhan bisa pakai kita lagi, karena Dia mencintai kita terlebih dahulu sebelum kita mencintai Dia. Tuhan menunggu kita untuk pulang kembali, karena kasih-Nya cukup bagi kita.
Mari kita mengenal Allah lebih lagi karena Dia adalah kasih.