Setiap kita dapat memiliki sukacita yang melampaui keadaan yang sedang kita hadapi, terutama di hari-hari ini. Banyak dinamika dan perubahan yang terjadi, peperangan, politik, dan berbagai tekanan hidup dapat membuat sukacita dan damai sejahtera terasa langka.
Hal-hal yang kita pikir akan memberi kebahagiaan—seperti pendapatan tinggi, promosi, pasangan hidup, mobil baru, atau rumah besar—ternyata diam-diam dapat saja mencuri kebahagiaan itu sendiri. Karena itu, sukacita sejati tidak berdasar pada apa yang kita miliki atau keadaan kita, melainkan bersumber dari Tuhan.
Apa saja yang perlu kita sadari untuk mengalami sukacita yang melampaui keadaan-keadaan:
1. Mentalitas yang Benar
1 Korintus 6:12
Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.
Sering kali kita sibuk bertanya apakah suatu hal boleh atau tidak boleh, padahal pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah hal itu berguna?
Tanpa disadari, banyak hal menjadi "tuan" atas hidup kita: pekerjaan, karier, hubungan, keluarga, pelayanan, dan sebagainya. Akibatnya, hidup terasa berat, dan tanpa sukacita. Memang tidak salah bekerja atau hal-hal lainnya tadi, tetapi yang salah adalah ketika semua itu menjadi “berhala” dalam hidup kita. Tuhanlah pemilik segala sesuatu; kita hanyalah pengelola. Karena itu, belajarlah menjadi pengelola yang baik, bukan budak dari apa yang kita kelola.
2. Menjadi Bijaksana
Amsal 1:8-10
Nasihat dan peringatan -- Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu. Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut.
Ketidakmampuan menikmati apa yang masih ada maupun miliki serta tidak mengalami sukacita sering kali disebabkan oleh kurangnya hikmat dalam berbagai hal: mengelola waktu, mengambil keputusan, mengatur prioritas, mengatur keuangan, dan membangun hubungan keluarga. Banyak orang terjerat masalah uang karena kurang bijak, padahal Alkitab sudah memberi peringatan tentang menjadi bijak dan perhitungan yang matang.
Hikmat adalah sesuatu yang berharga, dan sumbernya adalah Firman Tuhan, yang menjadi pelita dan terang bagi langkah serta jalan hidup kita. Karena itu, di masa-masa sulit seperti saat ini, kita diajak untuk lebih banyak meminta tuntunan dan pimpinan Tuhan agar setiap keputusan menjadi lebih bijak, dan pada akhirnya kita dapat hidup lebih bersukacita.
3. Sukacita Sejati Hanya di Dalam Tuhan
Mazmur 16:11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Sukacita yang penuh, utuh, dan sejati hanya dapat ditemukan di dalam Tuhan. Meskipun hobi dan kegiatan tertentu dapat menjadi penyegaran, sukacita yang sempurna hanya ada di hadirat Tuhan.
Sering kali kita mencari sukacita di tempat lain, tetapi lupa bahwa sukacita terbesar justru hadir saat kita berdoa, memuji, dan menyembah Tuhan. Damai sejahtera yang Tuhan berikan tidak sama dengan apa yang dunia berikan. Karena itu, dalam masa sulit, datanglah ke hadirat Tuhan. Di sanalah ada ketenangan dan kekuatan. Hidup orang percaya aman jika berada dalam genggaman tangan Tuhan.
Rasa aman sejati bukan dari kemampuan kita, melainkan dari tangan Tuhan yang memegang hidup kita.
4. Sukacita Itu tentang Orang Lain
Kisah Para Rasul 20:35
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.
Sukacita sejati sering kali terkait dengan lebih pada tentang orang lain, bukan hanya diri sendiri. Jika setiap orang hanya fokus memikirkan dirinya sendiri, justru sering kali yang akan terjadi ialah kekacauan, saling menginjak, dan pertengkaran. Namun, ketika kita juga mau memikirkan orang lain, ada hal-hal lebih baik yang akan terjadi.
Kadang kala kebahagiaan bukan hanya memuaskan apa yang menjadi keinginan kita, apa yang kita mau, tetapi ketika kita belajar untuk memberi, berbagi, serta memperhatikan keadaan orang-orang sekitar kita, terutama di masa-masa sulit seperti ini.
Kebahagiaan sejati datang ketika kita mampu memberi dan menjadi berkat bagi orang lain. Memberi kepada Tuhan, kepada keluarga, kepada gereja, dan kepada sesama akan mendatangkan sukacita yang jauh lebih besar daripada sekadar menerima, terus-menerus menerima dan meminta.
Take Home Messages:
• Mentalitas yang benar
Tuhan pemilik segalanya, kita pengelola. Jangan biarkan apa pun menjadi tuan atas hidup kita.
• Bijaksana dalam hidup
Kelola waktu, keuangan, prioritas, dan hubungan dengan hikmat dari Firman Tuhan supaya kita lebih bijak.
• Sukacita sejati hanya di dalam Tuhan
Datang ke hadirat-Nya, karena di sanalah ada sukacita berlimpah dan damai sejahtera.
• Sukacita itu lebih tentang orang lain
Lebih berbahagia memberi daripada menerima. Jadilah saluran berkat bagi sesama. Apa pun yang terjadi, Tuhan setia menepati janji-Nya tepat pada waktunya.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



