GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

IT'S TIME TO LEVEL UP

Ps. Agzarya Eka Putra · Rabu, 24 Januari 2024

Doa Fajar
Rabu, 24 Januari 2024
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “IT'S TIME TO LEVEL UP” Ps. Agzarya Eka Putra · Rabu, 24 Januari 2024 Unduh PDF

Dalam perenungan pribadi, saya mendapatkan bahwa tahun 2024 adalah It's Time for you to Level Up. Tidak kebetulan bila sama dengan tema dari Gembala Sidang, yaitu Bangkit Jadi Teranglah. Pintu-pintu sudah dibukakan oleh Tuhan, kita cukup melangkah bersama dengan Tuhan. 

Ibrani 5 : 11 - 14
Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat. 

Surat Paulus ini ditujukan kepada jemaat yang sudah cukup lama menerima Tuhan Yesus. Saat Paulus hendak mengajarkan sesuatu yang levelnya lebih dalam lagi, ia menemukan sebagian jemaat tidak dapat mengerti apa yang diajarkan Paulus kepada mereka. Sepertinya jemaat ini mengalami kerohaniaan yang stagnan (tidak bertumbuh). 

Dalam kehidupan orang percaya juga sering terjadi hal ini. Sudah lama menjadi orang percaya tanpa disadari mereka berada dalam level rohani yang tidak bertumbuh. Sering tidak mengerti apa yang Tuhan ingin kita lakukan, sehingga tidak bisa mengajarkan kepada orang lain tentang kehidupan rohani yang bertumbuh. 

Kita akan belajar dari surat Ibrani di atas :

1. Kerohanian yang tumpul

Ibrani 5 : 11  
Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. 

Concerning this we have so much to say which is hard to explain, since you have become dull in your (spiritual) hearing and sluggish (even slothful in achieving spiritual insight). (Versi AMPC)  

Sluggish/slothfull = spiritual lazzines, yang berarti kita menjadi malas di dalam kehidupan spiritual kita. 

Rasa malas dalam kerohanian yang berbahaya yaitu terjadi dalam pikiran dan hati kita, yang tak terlihat. Hal ini membuat kita tidak memiliki semangat dan tidak antusias mengejar apa yang menjadi kehendak Tuhan, sehingga akhirnya beribadah dan melayani secara rutinitas saja. 

Kolose 3 : 23 
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.  

Matius 25 : 26, 30  
Maka jawab Tuannya itu : Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam ? Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Disanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.   

2. Makanan keras

Ibrani 5 : 12 - 13 
Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. 

Ciri manusia yang tidak mau menerima makanan keras (didikan Tuhan) adalah mereka sudah lama ikut Tuhan namun masih mudah tersinggung dan tidak mau menerima masukkan, hanya mau menerima firman Tuhan yang enak didengar saja. Padahal setiap firman Tuhan berisi kebenaran yang akan mendewasakan kita secara rohani. 

3. Disiplin rohani

Ibrani 5 : 14
Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.      

Ingatlah, bahwa ada otot-otot rohani yang harus terus dilatih secara disiplin, misal dengan membaca dan menelaah Alkitab. Sebab kita akan menemukan pesan khusus Tuhan buat kita dalam kehidupan. Dapat juga melakukan disiplin dalam berpuasa. Sebab dengan disiplin rohani kita akan melawan rasa malas, lalu mengejar lagi hubungan kita dengan Tuhan. Undang Tuhan lagi dalam hati kita, untuk naik ke level yang baru.
Maka kerohanian kita akan bertumbuh dan dapat mengajarkan pertumbuhan rohani kita kepada orang lain. Dengan begitu kita bisa bangkit dan jadi terang bagi orang-orang di sekeliling kita. 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL