GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

INCONSISTENCY

Pdp. Tirza Juliana Wibowo · Jumat, 19 Maret 2021

Doa Fajar
Jumat, 19 Maret 2021
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “INCONSISTENCY” Pdp. Tirza Juliana Wibowo · Jumat, 19 Maret 2021 Unduh PDF

Inconsistensy adalah keadaan seseorang yang tidak konsisten, mudah berubah-ubah, dan tidak konsekwen. Orang bisa menjadi tua, tapi untuk menjadi dewasa orang itu harus melalui proses dan memiliki kehidupan yang konsisten dalam hal-hal yang baik dan benar.

Ibrani 5 : 12 - 14Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat."

Contoh karakter anak-anak :• Inconsistent (mudah berubah) • Kurang tanggung jawab• Egois• Mudah tersinggung (ngambek)

Konsistensi diperlukan dalam :1. Kerohanian• Disiplin mencari wajah Tuhan melalui Ibadah , COOL, Doa Fajar, Menara Doa, membaca Alkitab dll • Menjauhi dosa• Komitment melayani Tuhan

2. Rumah tangga• Komitment dalam pernikahan • Mendidik anak 3. Pekerjaan• Kejujuran • Disiplin diri • Komitment dalam pekerjaan 

Contoh inconsistency :1. Raja Yoas : Kehilangan pegangan hidup2 Tawarikh 24 : 1 - 2, 17 - 18(1) Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya dari Bersyeba.(2) Yoas melakukan apa yang benar di mata Tuhan selama hidup imam Yoyada. (17) Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka.(18) Mereka meninggalkan rumah Tuhan, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka."

2. Petrus : Tekanan hidup – Puji Tuhan Akhirnya Petrus bertobat dan melayani Tuhan Markus 14 : 71 - 72, "Maka mulialah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang yang kamu sebut-sebut ini!" Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu."

3. Yudas: Kenyamanan Hidup – mengejar kekayaanMatius 26 : 14 - 16Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Belajar menjadi konsisten (dewasa rohani) :• Mau diproses, mau berusaha untuk berubah menjadi lebih baik - dimurnikan (sanctification )• Belajar untuk menepati janji dan pegang tanggung jawab yang Tuhan berikan dalam hidup kita.• Belajar berkata "ya" di atas "ya", dan "tidak" di atas "tidak"    Konsistenlah dalam mencari Tuhan, dalam berdoa, dan dalam melakukan kebenaran Firman Tuhan, maka kita akan menemukan Allah yang kosisten dalam hidup kita.

Rangkuman Pdp. Willy Santoso, BSc :

Hari ini kita belajar Firman Tuhan bagaimana menjadi orang yang memiliki consistency dalam hidup sebagai orang percaya, dan jangan inconsistensy.

Inconsistency adalah contoh karakter anak-anak yang belum dewasa, sementara di dalam Ibrani 5 : 12 - 14 Tuhan menginginkan kita menjadi dewasa dalam hal kerohanian. Jika kita mau bertumbuh kita harus menjadi dewasa, tidak bisa jalan di tempat.

Tadi disebutkan tentang 3 contoh tokoh Alkitab yang inconsistency dalam hidupnya, yaitu Raja Yoas yang kehilangan pegangan hidup karena ditinggal mati oleh imam Yoyada; Petrus yang mengalami tekanan hidup dan kecewa melihat Yesus diadili (puji Tuhan akhirnya dia bertobat); dan Yudas Iskariot  yang mengejar kenyaman hidup dan cinta uang.

Mengapa mereka mengalami inconsistency ? Karena tidak menjaga hati, kehilangan kasih mula-mula, dan tidak konsisten mencari Tuhan secara pribadi. Jika kita hidup dalam consistency, hal itu akan menjadi pola hidup, selanjutnya akan menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi gaya hidup.

Matius 19 : 28 - 30Kata Yesus kepada mereka : Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.

Bagaimana supaya tetap menjadi yang terdahulu ? Jadilah oran yang konsisten !

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL