GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

IN TRANSIT (DALAM MASA TRANSIT)

Pdp. Eradi Tjandra · Jumat, 09 September 2022

Doa Fajar
Jumat, 09 September 2022
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “IN TRANSIT (DALAM MASA TRANSIT)” Pdp. Eradi Tjandra · Jumat, 09 September 2022 Unduh PDF

1 Petrus 2 : 11
Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

Hari ini kita akan belajar sesuatu tentang identitas kita sebagai orang Kristen dan pendatang atau perantau di dunia ini.

John Calvin, seorang bapak gereja, pernah mengatakan demikian : 
In knowing Gd, each of us also knows himself (Dalam mengenal Tuhan, kita pun belajar mengenal diri kita sendiri).

Dalam pembelajaran kita tentang siapa Tuhan, seringkali Tuhan membawa kita supaya bisa mengenal diri kita sendiri. Mengenal siapa kita dihadapan Allah adalah kunci kehidupan kita sebagai orang percaya. Mengenal identitas kita di hadapan Allah adalah sangat penting sebab akan mengubah perspective kita dalam hidup ini.

Ada satu identitas yang jarang sekali dibahas di dalam kita bergereja. Kita sering membahas identitas kita sebagai pemenang, sebagai penyembah, sebagai murid, sebagai hamba, sebagai anak Tuhan, dan lain sebagainya. Tetapi kita jarang membahas identitas sebagai pendatang atau perantau di dunia ini.

Ibarani 11 : 13
Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

Ibrani pasal 11 ini menceritakan beberapa tokoh Alkitab yang dijadikan contoh sebagai orang yang luar biasa imannya; diantaranya adalah Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, dan Yusuf. Semuanya mempunyai satu identitas atau jati diri yang sama. Karena mereka mengenal jati diri ini, maka mereka menjadi berhasil di mata Tuhan.

Apa itu jati diri mereka ?Mereka adalah orang asing dan pendatang atau perantau. Kata "perantau" dalam bahasa Gerika adalah "par-epidemos".

Berbeda dengan orang lokal, par-epidemos atau yang disebut perantau atau pendatang adalah seseorang yang datang dari negeri asing dan tinggal di satu kota bersama dengan penduduk lokal.

Ada beberapa perbedaan antara perantau dan orang local; yang pertama adalah perantau mempunyai identitas yang berbeda.

1. Sebagai perantau, kita mempunyai identitas yang berbeda.
1 Petrus 2 : 9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang Ajaib.

2. Sebagai perantau, kita mempunyai lifestyle yang berbeda.
Matius 5 : 13
Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan ? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Sebagai orang Kristen, kita dipanggil menjadi garam dunia. Artinya harus menjadi berkat untuk sekililing kita. Garam meningkatkan kualitas tanpa harus menonjolkan diri.

3. Sebagai perantau, kita mempunyai tujuan yang berbeda.
Yohanes 14 : 2 - 3
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan dating Kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL