Kita akan mengupas kisah cerita tentang Ayub yang tidak mudah dimengerti dan banyak pertanyaan. Banyak hal yang bisa kita lihat, kenapa Tuhan izinkan terjadi. Tetapi banyak kisah Ayub juga terjadi dalam hidup kita. Karena perubahan dapat terjadi kapan saja. Kisah Ayub mencerminkan kondisi seperti sekarang ini yang tidak pasti.
Apa yang kita dapatkan dari tentang Ayub ini?
1. EVEN WHEN CIRCUMSTANCES CHANGE
Tetap setia dan menyadari segala sesuatu adalah milik Tuhan.
Ayub 1 : 20 - 21
Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN.”
Ayub tetap setia dan tahu segalanya, bahkan hidup kita, adalah miliknya Tuhan (Daniel 3:17-18). Sadrakh, Mesakh dan Abednego tetap setia, dan tahu kalau mereka milik Tuhan, sehingga mereka yakin Tuhan akan melindungi dan menjaga mereka. Iman kita harus kepada pribadi Tuhan, bukan pada berkat, karena berkat bisa berubah. Kita harus pegang Tuhan, bukan berkat.
Habakuk 3 : 17 - 18
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
Roma 8 : 28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Iman dibangun di atas dasar keyakinan bahwa TUHAN setia atas janji-janji-Nya.
2. EVEN WHEN I DON’T UNDERSTAND HIS WAY
Kebijaksanaan dan kuasa Tuhan melampaui kemampuan manusia.
Ayub 42 : 1 - 2
Maka jawab Ayub kepada TUHAN: “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.”
Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu, dan rancangan-Nya tidak pernah gagal.
Amsal 3 : 5 - 6
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
Ayub 38 : 1, 4
Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: “Siapakah dia yang meggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan? … Dimanakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!”
Yesaya 55 : 8 - 9
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Tuhan adalah Master Planner dan yang punya blueprint atas hidup kita. Oleh karena itu, tetaplah percaya, apa pun yang diizinkan terjadi dalam hidup kita.
Kejadian 50 : 20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Jika sekarang kita mengalami perubahan dan tidak mengerti, tetap percaya saja.
Kejadian 12 : 1
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.”
Ibrani 11 : 8
Karena iman Abraham taat. Ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.
3. EVEN WHEN GOD SEEMS SILENT
Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya (Ibrani 13:5).
Tuhan diam bukan berati tidak ada, tetapi sedang memperhatikan kita.
Ayub 23 : 8 - 10
Sesungguhnya, kalau aku berjalan ke timur, Ia tidak di sana; atau ke barat, tidak kudapati Dia; di utara kucari Dia, Ia tidak tampak, aku berpaling ke Selatan, aku tidak melihat Dia. Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
Yohanes 11 : 32
Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
Maleakhi 3 : 2 - 3
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia akan mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
Jika kita sedang diproses, tetap percaya dan jangan takut, karena Tuhan sedang memperhatikan kita walaupun Tuhan belum menjawab dan memberikan hasil doa-doa kita.
2 Tawarikh 7 : 14
Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.
4. EVEN WHEN I HAVE NOT SEEN HIS DELIVERANCE
Tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan.
Ayub 19 : 25 - 26
Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingku pun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu.
Kisah Para Rasul 16 : 25 - 26
Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belnggu mereka semua.
Roma 4 : 18 - 21
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah, ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.”
5. NOTHING ESCAPES GOD’S SOVEREIGNTY
Tidak ada yang luput dari kedaulatan Tuhan.
Ayub 1 : 12
Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN
Mazmur 103 : 19
TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan Kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.
Mazmur 123 : 2
Lihatlah, seperti mata para hamba tertuju pada tangan tuannya, dan seperti mata seorang hamba perempuan tertuju pada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita tertuju kepada Tuhan, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
Mazmur 32 : 8
Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.
Kita belajar untuk tetap percaya:
1. Ketika Badai Datang, Keadaan Berubah
Imanku tidak tergantung pada berkat yang kuterima, tetapi pada Tuhan yang kupercaya.
2. Walaupun Tidak Mengerti Jalan Tuhan
Aku tidak harus memahami seluruh jalan Tuhan untuk tetap berjalan bersama-Nya.
3. Sekalipun Tuhan Terasa Diam
Tuhan terasa diam, tidak berarti Ia meninggalkan kita.
4. Meskipun Belum Melihat Jawaban
Pengharapanku bukan pada yang terlihat hari ini, karena Penebusku hidup.
5. Karena Tuhan Tetap Pegang Kendali
Ibrani 12 : 5 - 6
Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: “Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan mengajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”
Tuhan Yesus Memberkati