GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

HIDUP DALAM PERJANJIAN

Pdt. Rubin Ong · Minggu, 07 September 2025

Ibadah Raya 3 (Onsite)
Minggu, 07 September 2025
Pk. 11:30 WIB
Yesaya 32 : 17; Mazmur 119 : 105
PDF Rangkuman “HIDUP DALAM PERJANJIAN” Pdt. Rubin Ong · Minggu, 07 September 2025 Unduh PDF

Sesungguhnya, kita tidak dapat mengenal Tuhan, oleh karena Dia adalah Pribadi yang sakral, sedangkan pikiran dan logika kita sangat terbatas, sehingga tidak bisa mengandalkan apa pun yang kita miliki untuk melakukannya. Kita perlu Tuhan sendiri yang menerangi kita untuk dapat mengenal Dia.

Dia yang menyatakan diri-Nya atas kita, maka kita dapat mengenal Dia. Salah satu cara untuk mengenal Dia ialah melalui firman-Nya. Kita sebagai orang Kristen hidup di dalam perjanjian atau ‘covenant’ dengan Tuhan. Sebab, kita hidup di dalam sistem pemerintahan kerajaan Allah yang tidak bisa dijalani dengan sembarangan, melainkan membutuhkan peraturan sesuai perintah-Nya.

Jika kita melanggar sebuah perjanjian, hukum kasih, atau peraturan Tuhan, akan ada akibat yang menghancurkan dan merusak. Namun, di mana ada kebenaran, di sana akan ada damai sejahtera, kemenangan, kemerdekaan, dan berkat. Karena itu hiduplah di dalam kebenaran. 

Yesaya 32 : 17
Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Mazmur 119 : 105 
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Apakah kehidupan, keluarga, dan karakter kita sungguh-sungguh berkualitas ? Apakah hidup kita merupakan sesuatu yang berharga, dan mahal ? Jangan membangun identitas sejati kita pada materi, pengetahuan, dan penampilan luar, melainkan kita hidup hanya di dalam Tuhan Yesus.

Yohanes 1 : 14 
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Aktifkan iman kita untuk mengerjakan kehendak Tuhan dalam hidup kita, untuk melayani dan menggerakkan generasi selanjutnya. Jadi, bukan menyalahgunakan iman dengan mengedepankan hal-hal materi atau duniawi, tapi gunakanlah iman kita untuk melayani. 

Tujuan hidup kekekalan kita sesungguhnya ialah memiliki hubungan pribadi dengan Dia, bertemu muka dengan Allah, serta semakin sungguh-sungguh mengenal Dia, jadi bukan sekadar menerima keselamatan semata-mata. 

Yohanes 17 : 3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Dengan semakin mengenal Dia, kita tetap kuat, bergerak, dan bertindak dalam kebenaran. Karena itu hiduplah dalam perjanjian, ‘covering’ (“payung otoritas rohani”), dalam firman Tuhan, dan mencintai kebenaran. 

Daniel 11 : 32 - 33
Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak. Dan orang-orang bijaksana di antara umat itu akan membuat banyak orang mengerti, tetapi untuk beberapa waktu lamanya mereka akan jatuh oleh karena pedang dan api, oleh karena ditawan dan dirampas.

Matius 7 : 24 - 27
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.

Dengan fondasi firman yang kokoh, kita tetap tenang menghadapi berbagai goncangan hidup. Bukan sekedar mengandalkan pencitraan atau aksesoris penampilan luar, tapi membangun mezbah, duduk di bawah kaki Tuhan, dan berdoa, supaya kita peka mendengarkan suara-Nya. Terus belajar menghidupi firman dan mengelola dengan sebaik-baiknya apa pun yang Ia percayakan kepada kita

1 Korintus 1 : 30 
Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.

Amsal 4 : 11 - 12
Aku mengajarkan jalan hikmat kepadamu, aku memimpin engkau di jalan yang lurus. Bila engkau berjalan langkahmu tidak akan terhambat, bila engkau berlari engkau tidak akan tersandung.

Amsal 4 : 20 - 23
Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Dengan hidup dalam firman Tuhan dan takut akan Tuhan, maka akan ada pertolongan dari Dia. Dalam Tuhan Yesus tidak pernah ada jalan buntu. Sebab, Dialah jalan dan Sang Pembuat jalan. Dengan tetap terkoneksi dengan firman Tuhan maka kita akan menerima dari sumber yang tidak terbatas. Karena itu jangan pernah membatasi Tuhan. Latihlah manusia rohani kita untuk melihat dengan mata iman. 

Ibrani 11 : 3
Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

Roma 10 : 17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL