GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

HIDUP DALAM KEMURAHAN TUHAN

Pdt. Rubin Ong · Minggu, 13 Agustus 2023

Ibadah Raya 1 (Onsite)
Minggu, 13 Agustus 2023
Pk. 07:00 WIB
PDF Rangkuman “HIDUP DALAM KEMURAHAN TUHAN” Pdt. Rubin Ong · Minggu, 13 Agustus 2023 Unduh PDF

Melihat mujizat tiap hari tidak akan mengubah karakter kita jika kita tidak mencintai Tuhan dan membaca Firman Tuhan. Sebagian orang yang awalnya memulai kehidupan atau pelayanan secara tulus, seiring dalam perjalanan menjadi lupa diri. Mari kita belajar dari Gehazi. Arti nama Gehazi adalah penglihatan di dalam lembah, artinya penglihatan yang sempit atau gelap. Tuhan ingin kita punya sudut pandang yang luas dalam kehidupan. 

2 Raja-raja 5:20-27
Berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya." Lalu Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Ketika Naaman melihat ada orang berlari-lari mengejarnya, turunlah ia dengan segera dari atas kereta untuk mendapatkan dia dan berkata: "Selamat!" Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta perak dan dua potong pakaian." Naaman berkata: "Silakan, ambillah dua talenta." Naaman mendesak dia, dan membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi dan dua potong pakaian, lalu memberikannya kepada dua bujangnya; mereka ini mengangkut semuanya di depan Gehazi. Setelah mereka sampai ke bukit, disambutnyalah dari tangan mereka, disimpannya di rumah, dan disuruhnya kedua orang itu pergi, maka pergilah mereka. Baru saja Gehazi masuk dan tampil ke depan tuannya, berkatalah Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana!" Baru saja Gehazi masuk dan tampil ke depan tuannya, berkatalah Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana!" Tetapi kata Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku ikut pergi, ketika orang itu turun dari atas keretanya mendapatkan engkau? Maka sekarang, engkau telah menerima perak dan dengan itu dapat memperoleh kebun-kebun, kebun zaitun, kebun anggur, kambing domba, lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan, tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.

Tuhan mengajarkan, bahwa tanpa Tuhan, apa pun yang kita punya adalah sia-sia. 

Sewaktu Naaman datang, Elisa tidak menemuinya secara langsung untuk mengajarkan Naaman, bahwa apa pun yang dimiliki oleh Naaman (kuasa, uang, dan lainnya) tidak ada apa-apanya di hadapan Tuhan. 

Saat ini, Naaman membutuhkan kemurahan Tuhan untuk sembuh dari penyakit kustanya. 

Naaman marah sewaktu diminta mencelupkan diri ke sungai Yordan karena Naaman merasa sombong. Di sini kita belajar untuk mau rendah hati sebagai bagian dari karakter hati kita. 

Namun, berbeda dengan Naaman, sewaktu Gehazi meminta sesuatu dari Naaman, Gehazi seolah-olah meninggalkan pembelajaran Elisa demi mendapatkan sesuatu. Padahal, kesembuhan Naaman merupakan kemurahan Tuhan semata-mata. 

Gehazi sebagai bujang dari Elisa, yang merupakan orang dekat dari Elisa menggunakan identitas ini, untuk menipu Naaman. Melalui hal ini kita juga belajar, Tuhan menginginkan kita untuk hidup sungguh-sungguh takut akan Dia. 

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL