Begitu banyak kisah yang dicatat dalam Alkitab maupun dalam masa modern, bagaimana sikap manusia yang ada di dunia ini merasa lebih hebat dari Tuhan, merasa tidak perlu Tuhan, bahkan menyepelekan Tuhan. Merasa apa yang dihasilkan adalah karena kepandaian dan kehebatan mereka. Namun pada akhirnya manusia menemukan ada kekuatan dan kuasa mengatasi semua yang ada. Apa yang bisa dibuat manusia, sesungguhnya berasal dari Tuhan.
Kita akan belajar bahwa hidup atau mati kita adalah milik Tuhan.
Roma 14 : 8 (TB2)
Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.
Hakekat Manusia :
1. Lahir dengan telanjang
Ayub 1 : 21 (TB2)
la berkata, Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke sana. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan.
2. Matipun akan kembali telanjang
Mazmur 49 : 18 (TB2)
Sebab pada waktu matinya semuanya itu tidak akan dibawanya serta, kemuliaannya tidak akan turun mengikuti dia.
Hidup didunia itu sementara. Bagaimana mengelola kehidupan ?
1. Tekun Berdoa
(Doa adalah nafas hidup orang percaya)
Setiap orang yang menyatakan bahwa hidupnya adalah milik Tuhan, ia harus tekun berdoa.
Mazmur 145 : 18 (TB2)
Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dengan setia.
Setiap orang yang menyatakan hidupnya milik Tuhan, ia harus tekun berdoa.
2. Giat Bekerja
(Selama masih ada kesempatan)
Setiap orang yang menyatakan bahwa hidupnya adalah milik Tuhan, ia harus giat bekerja baik untuk kehidupan di dunia maupun untuk kehidupan yang kekal.
2 Tesalonika 3 : 10b (TB 2)
Jika seseorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
Setiap orang yang hidupnya milik Tuhan, ia harus giat bekerja, karena ia akan mempersiapkan hidupnya untuk hidup bersama Tuhan.
Yohanes 9 : 4a (TB2)
Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang.
Milikilah sikap hati sebagai pengelola yang baik.
Setiap orang yang menyatakan bahwa hidupnya adalah milik Tuhan, ia tidak memiliki hak atas apa yang dimilikinya melainkan mempunyai kewajiban untuk mengelola apa yang Tuhan percayakan.
Galatia 2 : 20 (TB2)
Namun, aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup melainkan Kristus yang hidup didalam aku. Hidup yang sekarang yang aku hidupi secara jasmani adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
KETELADANAN RASUL PAULUS
Filipi 4 : 12 (TB2)
Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam setiap keadaan dan dalam segala hal tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku. Baik dalam keadaan kenyang maupun dalam keadaaan lapar, baik dalam keadaaan kelimpahan maupun dalam keadaaan berkekurangan.
Filipi 1 : 21 (TB2)
Sesungguhnya, bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Rasul Paulus adalah manusia biasa yang bahkan sebelum mengenal Yesus, ia adalah penganiaya jemaat Tuhan. Namun saat ia mengalami perjumpaan dengan Yesus Kristus, ia melepaskan semua haknya dan hidup bagi Kristus.
Pesan Firman Tuhan :
• Yesus sudah mati buat kita, maukah kita hidup buat Dia ? Yesus juga telah bangkit buat kita supaya kita tidak binasa, dan maukah mati buat Dia ?
• Setiap orang yang mengatakan ia adalah milik Tuhan, maka ia harus tekun berdoa, giat bekerja dan menjadi pengelola yang benar.
• Kita bukan pemilik hidup kita, kita hanya pengelola. Apakah yang sangat sulit utk kita serahkan kepada Tuhan ? Waktu, tenaga, harta, kedudukan, keluarga, pengampunan, rasa ingin dihargai atau apapun? Mari belajar menyerahkannya kepada yang Pemilik-Nya, yaitu Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus Memberkati