Kita mengucap syukur kalau masih ada sampai hari ini. Apa yang terjadi di Surabaya mengingatkan kepada kita bahwa kita harus lebih sungguh-sungguh mempersiapkan diri, agar kita dapat mengakhiri pertandingan iman dengan baik.Rasul Paulus memberitakan injil di Asia kecil dalam perjalanan yang ke tiga dan ia ditangkap lalu dipenjara dan di dalam penjara ia menuliskan surat kepada anak rohaninya Timotius yaitu : 2 Timotius 4 : 7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Ada tiga hamba Tuhan yang TOP pada tahun 1950 an, yaitu Charles Templeton, Clifford dan Billy Graham. Untuk hadir dalam ibadah hamba Tuhan ini semua orang harus ngantri untuk hadir dalam ibadah mereka. Kedua hamba Tuhan, Charles Templeton berakhir menjadi Ateis sedangkan Clifford berakhir terikat dengan minuman alkohol. Kedua hamba Tuhan ini tidak dapat mengakhiri pertandingan dengan baik. Tetapi berbeda dengan Billy Graham, ia salah satu dari tiga hamba Tuhan yang sampai garis akhir dan memelihara iman di dalam Kristus
Dalam buku, "The Making of A LEADER Recognizing the Lessons and Stages of Leadership Development, HANYA 15 - 20% HAMBA TUHAN dan 80% gugur imanya YANG MASUK GARIS FINISH. BAGAIMANA DENGAN KITA ?
1. PENGHALANG FINISHING WELL :
1). Masalah Keluarga
2). Masalah Seksual
3). Masalah Keuangan
4). Masalah Kesombongan
5). Masalah Plateuing
ADA TIGA LANGKAH AGAR FINISHING WELL
1. CONSTANT RENEWAL, Pembaharuan terus menerus ? Supaya tetap intim dengan Tuhan Doa Fajar dan Menara Doa
1 Korintus 9 : 27, Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. Roma 12 : 2 , Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
2. DISIPLIN DIRI >> PALING SUSAH (doa, puasa, pelaku firman, dll)
3. MEMILIKI BANYAK MENTOR ROHANI >>BERANI MENEGUR KITA (bahaya: Penginjil, Hamba Tuhan yang tidak ada covering)
Gereja adalah seperti bengkel untuk menjadikan orang yang tidak benar menjadi benar dan membawa kepada kekudusan. Tujuan kita supaya sampai di garis akhir, Oleh sebab itu kita harus memperhatikan apa yang menjadi penghalang –penghalang untuk bisa mengakhiri pertandingan dengan baik dan kita harus mengalami perubahan terus-menerus. Amin….!