Pada saat seseorang jatuh cinta yang dirasakan adalah kebahagiaan yang luar biasa, dan selalu ingin dekat dengan orang yang dicintainya.
Bagaimana dengan rasa cinta bila sudah melewati beberapa tahun ? Apakah masih sama seperti saat pertama kali jatuh cinta ?
Rasa cinta jika tidak dirawat, dipupuk maka akan menjadi dingin, bahkan pudar.
Dunia merayakan hari Vakentine pada 14 Februari. Apakah gereja boleh merayakan ? Tentu tidak. Sebab ada latar belakang dari 'Valentine Day" yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Bagi anak-anak Tuhan mengekspresikan cinta atau kasih adalah setiap hari, tidak harus menunggu tanggal dan bulan tertentu.
1 Korintus 13 : 13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
Walau kita memilki pelayanan, aktifitas rohani dan kegiatan lainnya, tetap harus menjaga kasih kepada Tuhan dan sesama.
Jaga cinta kasih yang mula-mula dengan Tuhan Yesus dalam segala hal dalam hidup kita.
Ada 2 hal yang harus kita lakukan untuk menjaga kasih dalam kehidupan kita ;
1. Jaga Cinta Kasih Kepada Tuhan Yesus
Wahyu 3 : 15 - 16
Aku tahu segala pekerjaanmu : engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas !
Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulutku.
2. Jaga Cinta Kasih Dengan Pasanganmu (suami-mu/isteri-mu)
Cinta kasih kepada pasangan harus dirawat.
Bagaimana kita tetap menjaga cinta kasih dalam hubungan suami istri tetap menyala ?
• Ekspresikan kasih sayang kepada pasanganmu.
Ada 5 Bahasa Kasih, yaitu :
a. Kata Cinta (words of affirmation). Contoh : kata pujian yang dikatakan dengan tulus, biasakan katakan 3 magic words : terimakasih, aku sayang kamu, dan maafkan saya.
b. Waktu Berkwalitas (quality time). Biasakan lakukan waktu berdua dengan pasangan.
c. Menerima hadiah (receiving gifts). Apakah pasangan kita senang menerima sesuatu, misal hadiah kecil.
d. Melayani (acts of service). Membantu pekerjaan pasangan.
e. Sentuhan Fisik (physical touch). Contoh : belaian dan kecupan.
• Kenali karakter pasanganmu.
Untuk menghindari konflik dalam pernikahan/keluarga, kenali karakter pasangan, sebagai berikut :
- Dominan. Ciri : berorientasi kepada tujuan/hasil, suka memimpin
- Intim. Banyak bicara, riang, supel
- Stabil. Konsisten, tidak suka perubahan yang mendadak
- Cermat. Suka yang rinci (details), berindak direncanakan, dan berhati-hati
3. Menerima dan bersyukur atas kekurangannya daripada menuntut pasangan kita untuk berubah.
Belajar menerima kekurangan bukan menutup kesalahan. Dengan menerima kekurangan pasangan, kita dapat menolong pasangan.
Kolose 3 : 12
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
Kolose 3 : 14
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
Jaga cinta kasih kepada pasangan kita, jangan sampai padam; sehingga orang sekeliling kita dapat merasakannya.
Tuhan Yesus Memberkati