Bagaimana cara dan sikap hati kita menghadapi berbagai pencobaan, godaan, pergumulan, dan ujian kehidupan ? Firman Tuhan bahkan meminta kita untuk menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila mengalami berbagai macam pencobaan atau masalah.
Yakobus 1 : 2 - 8
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun. Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, - yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit -, maka hal itu akan diberikan kepada-Nya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Pertanyaannya, Bagaimana bisa bahagia di dalam pencobaan ?
Pada umumnya, banyak orang menghindari dan tidak menginginkan penderitaan, pencobaan dan kesedihan. Namun, firman Tuhan mengajarkan perspektif yang berbeda, yaitu kita diajak menganggap pencobaan sebagai sebuah kebahagiaan. Bukan berarti kita menyukai penderitaan itu sendiri, melainkan karena kita memahami tujuan serta proses melalui berbagai ujian dalam kehidupan tersebut.
Apa yang mesti kita sadari dan bisa kita lakukan saat iman kita diuji :
1. Cobaan menghasilkan Ketekunan.
Pencobaan bukanlah tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita, melainkan bisa menjadi proses pemurnian dan pembentukan karakter. Ketika iman kita diuji melalui tekanan dan tantangan dalam kehidupan, itu akan melatih respons sikap hati serta kualitas kerohanian kita.
Dalam bahasa Yunani, kata "ketekunan" adalah ‘hupomone’, yang dapat menggambarkan sikap bertahan di bawah tekanan beban yang berat (staying under), pantang menyerah, dan keteguhan hati dalam melewati masa-masa yang sulit.
Ujian iman yang dihadapi dengan sikap yang benar akan mengubah menghasilkan ketekunan.
2. Ketekunan tidak datang secara instan, tetapi perlu waktu.
Ketekunan dan kedewasaan rohani bukanlah hasil yang bisa didapat secara mendadak atau instan, melainkan memerlukan waktu. Setiap proses pembentukan karakter memerlukan waktu, kesabaran, dan konsistensi.
Namun, hasil atau buah dari proses ketekunan adalah karakter yang dewasa secara rohani. Karena itu, bertekunlah dalam proses, dan jangan mengambil jalan pintas.
3. Mintalah hikmat pada Tuhan dalam iman.
Ketika berada di tengah pencobaan, manusia seringkali merasa khawatir, kebingungan, terbatas, dan tidak tahu harus melangkah ke mana. Saat itulah kita sangat membutuhkan hikmat dari Allah.
Allah adalah sumber hikmat sejati yang akan memberikannya dengan murah hati dan penuh belas kasihan. Cara meminta hikmat harus dilakukan dalam iman, tanpa keraguan atau merasa bimbang.
Bahaya kebimbangan (Analogi gelombang laut) :
Firman Tuhan menggambarkan orang yang bimbang seperti gelombang laut, yang menggambarkan :
- Tidak stabil : mudah berubah pikiran dan pendirian, tergantung situasi di sekitarnya.
- Impulsif : mengambil keputusan berdasarkan emosi sesaat semata-mata, bukan berdasarkan pijakan kebenaran atau firman.
- Terombang-ambing : mudah dihempaskan oleh berbagai macam persoalan dan keadaan.
Seorang yang mendua hati (double-minded) tidak akan memiliki ketenangan dalam hidupnya, dan tidak akan menerima apa-apa dari Tuhan, karena imannya tidak terikat teguh pada janji Allah.
Take Home Messages :
• Ubah cara pandang
Pandanglah setiap tantangan sebagai kesempatan untuk melatih ketekunan dan bertumbuh menuju kedewasaan.
• Hargai proses
Pahami bahwa pembentukan iman memerlukan waktu dan ketabahan hingga membuahkan hasil yang matang.
• Andalkan hikmat Allah
Berdoa dan memohon tuntunan hikmat Tuhan dengan iman, tidak terombang-ambing seperti gelombang laut, agar hidup kita tetap tenang dan penuh kepastian di dalam Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



