GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

DOA YANG BERKEMENANGAN

Pdt. Dr. Drs. Markus Simanjuntak, M.Th · Rabu, 13 Juli 2022

Doa Fajar
Rabu, 13 Juli 2022
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “DOA YANG BERKEMENANGAN” Pdt. Dr. Drs. Markus Simanjuntak, M.Th · Rabu, 13 Juli 2022 Unduh PDF

Lukas 22 : 39 - 46
Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka : Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan. Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya : Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi. Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. Kata-Nya kepada mereka : Mengapa kamu tidur ? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.

Kita semua mengalami tantangan dalam kehidupan. Tantangan dan cobaan yang Yesus Kristus hadapi adalah : Dijauhkan dari Salib dan Penghukuman Allah. Setan berusaha keras menghentikan Yesus Kristus pergi ke Salib, menjauhkan Yesus dari rencana menanggung dosa manusia. Namun Yesus menang dalam menghadapi pencobaan dari Iblis. 

Dari peristiwa ini kita belajar tentang fitur doa yang berkemenangan.

Empat fitur doa tang berkemenangan :

1. Doa memberikan antisipasi.
Lukas 22 : 40
Berdoalah supaya kamu jangan jatuh kedalam pencobaan.

Yesus tahu segala sesuatu tentang murid-murid-Nya, termasuk pergumulan hidup mereka. Pergumulan kita adalah meninggalkan dosa untuk merangkul kekudusan Allah (Keinginan mata, keinginan daging). Pergumulan Yesus adalah dicobai untuk meninggalkan kekudusan-Nya dan merangkul dosa. Yesus memberi teladan dengan cara berdoa untuk mengantisipasi dosa. Kita harus mengantisipasi pencobaan dan mempersiapkan diri dalam berdoa.

2. Doa menopang dalam penderitaan.
Lukas 22 : 41
Ia berlutut dan berdoa.

Berlutut bukanlah postur umum dalam doa Yahudi, tetapi sikap berdiri. Saat ia sampai pada posisi berlutut, artinya sudah dalam kondisi yang sangat berat. Yesus berlutut menunjukkan penderitaan dan kesengsaraan yang Ia hadapi sungguh sangat berat. 

Saat kita mengalami penderitaan, kita hanya datang kepada Bapa dan berdoa; bahkan berdoa dalam bahasa lidah (doa dalam bahasa Roh, sebab Roh Kudus akan menyelidiki hati kita serta meneruskan kepada Allah).

3. Doa menunjukkan sikap penundukkan diri.
Lukas 22 : 42
Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.

Satu-satunya cara menang atas pencobaan dan bertahan dalam penderitaan adalah menundukkan diri pada kehendak Allah. Doa menuntun kita kepada penundukkan diri kepada kehendak Allah.

1 Yohanes 5 : 14 - 15
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

4. Doa memberikan pemulihan.
Lukas 22 : 43 - 44
Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. Kata-Nya kepada mereka : Mengapa kamu tidur ? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan.

Kita memerlukan topangan secara supranatural untuk menghadapi penderitaan yang berat, dimulai dengan datang kepada Tuhan dalam doa yang terus menerus. 

Matius 26 : 41
Berjaga-jagalah dan berdoalah [terus menerus], supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan : roh memang penurut, tetapi daging lemah.

Peringatan :
Yesus berdoa dan menang; murid-murid tidur dan melarikan diri.

Dalam masa paling sulit dalam hidup, apakah Saudara mau berdoa terus menerus sampai mendapatkan kekuatan dari Allah, dan mengalami pemulihan. Tetaplah berdoa sepanjang waktu, maka Bapa akan memberikan kemenangan demi kemenangan.

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL