Memiliki semangat dalam menjalani hidup itu baik. Namun semangat saja tidak cukup. Semangat harus disertai dengan disiplin, termasuk dalam kehidupan rohani harus dijalani dengan disiplin.
Tahun 2026 adalah Tahun Amanat Agung (Matius 28 : 19 - 20), merupakan goal kita sebagai orang percaya. Menjadi serupa dengan gambaran Tuhan Yesus artinya sama dengan menjadi murid-Nya.
Roma 8 : 29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Sebagai murid Tuhan Yesus kita memiliki disiplin rohani, yaitu setia mencari Tuhan dalam doa, firman dan ketaatan.
Tokoh-tokoh Alkitab yang dikenal memiliki disiplin rohani yang kuat :
1. Daniel (Daniel 6 : 11), setia berdoa tiga kali sehari. Konsisten dan setia dalam doa.
2. Daud (Mazmur 5 : 4 & 119), semiliki kehidupan penyembahan yang teratur.
3. Yesus (Markus 1 : 35, Lukas 5 : 16), bangun pagi-pagi benar untuk berdoa di tempat yang sunyi.
4. Paulus (1 Korintus 9 : 27), teratur dan fokus pada panggilan. Disiplin menguasai diri dan hidup untuk tujuan Ilahi.
5. Musa (Keluaran 34 : 28), berpuasa 40 hari 40 malam, mencari hadirat Tuhan dengan sungguh-sungguh.
6. Nehemia (Nehemia 1 : 4; 2 : 4), selalu memulai pekerjaan dengan doa dan puasa.
Disiplin rohani adalah gambaran karakter sebagai murid Kristus. Kita harus memiliki karakter seorang olahragawan.
1 Korintus 9 : 24 - 27
Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah ? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya ! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Bagaimana cara miliki disiplin rohani seperti seorang olahragawan ?
1. Memahami panggilan, bahwa kita dipanggil untuk menang, bukan sekedar ikut lomba (1 Korintus 9 : 24)
2. Memiliki penguasaan diri (1 Korintus 9 : 25)
3. Ketegasan pada diri sendiri (1 Korintus 9 : 26 & Matius 28 : 19 - 20)
4. Focus kepada kemajuan (1 Korintus 9 : 27)
5. Disiplin beribadah dan persekutuan (Ibrani 10 : 25)
Ibrani 12 : 1 - 2a
Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.
Disiplin membawa kita kepada pertumbuhan rohani untuk mencapai tujuan Ilahi.
Tuhan Yesus Memberkati