Seringkali kacamata atau pandangan kita terhadap keinginan dan kehendak Tuhan itu kita salah dalam memahaminya, karena memakai kacamata atau filter serta kebiasaan-kebiasaan lama kita sendiri.
Efesus 4 : 22 - 24 (Versi AYT)
Buanglah manusia lamamu yang kamu dapat dari cara hidupmu yang lama, yang sedang dirusak oleh hawa nafsu yang menipu. Perbaruilah roh pikiranmu. Kenakanlah manusia yang baru, yang diciptakan dalam rupa Allah dalam keadilan dan kekudusan.
Kita perlu melepaskan dan membuang kehidupan lama dalam hal :
• Pikiran (ayat 23)
Buang asumsi, anggapan, atau ajaran-ajaran salah yang selama ini kita yakini, dan ganti dengan pikiran baru atau masukkan ajaran Kristus serta firman Allah yang hidup.
• Perkataan (ayat 25)
Memang tidak mudah mengubah cara bicara ataupun berkata-kata, namun bersedialah untuk belajar mengubahnya menjadi perkataan yang membangun, baik, serta positif, dan nyatakanlah hal yang benar.
• Perbuatan (ayat 28)
Tinggalkan perbuatan yang merugikan orang lain ataupun diri sendiri, dan yang tidak menyenangkan hati Tuhan, supaya kita dapat berfokus menjadi berkat melalui apa pun yang Allah izinkan dalam hidup kita.
Caranya :
Yesaya 55 : 8 - 9 (Versi AYT)
Sebab, pemikiran-Ku bukanlah pemikiranmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, firman Tuhan. Seperti langit lebih tinggi dari bumi, demikianlah jalan-Ku lebih tinggi daripada jalanmu, dan pemikiran-Ku daripada pemikiranmu.
Carilah Tuhan :
Yesaya 55 : 6 - 7 (Versi AYT)
Carilah Tuhan selagi Dia berkenan untuk ditemui. Panggillah Dia selagi Dia dekat. Biarlah orang fasik meninggalkan jalannya dan orang jahat pemikiran-pemikirannya. Biarlah dia kembali kepada Tuhan, dan Dia akan berbelas kasihan kepadanya, dan kepada Allah kita karena Dia akan mengampuni dengan berlimpah.
Firman Tuhan menyuburkan :
Yesaya 55 : 10 - 11 (AYT)
Sebab, seperti hujan dan salju turun dari langit, dan tidak pernah kembali ke sana, tetapi mengairi bumi dan membuatnya tumbuh dan bertunas, menghasilkan benih bagi penabur dan roti bagi orang yang makan, demikianlah juga firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku, itu tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan mengerjakan apa yang Aku maksudkan dan akan berhasil dalam apa yang Kuperintahkan kepadanya.
Dapatkan hidup yang baru :
Dari Efesus 4 : 22 - 24 dan Yesaya 55, menekankan perlunya kerendahan hati dalam mengenali keterbatasan pemahaman kita dibandingkan dengan hikmat Tuhan.
Hal ini memanggil kita untuk secara aktif mencari Dia, meninggalkan cara-cara hidup manusia lama kita, serta menerima firman-Nya yang transformatif atau mengubahkan.
Proses membuang kebiasaan-kebiasaan lama, serta menyelaraskan diri dengan kebenaran serta kehendak Tuhan akan menghasilkan perspektif yang benar dan baik tentang Dia maupun hidup ini.
Ini adalah perjalanan pertumbuhan dan pembaruan berkelanjutan dalam iman kita. Kiranya, kita senantiasa mau serta setia belajar menerima penekanan pada kerendahan hati, mencari Tuhan, dan menerima firman-Nya yang transformatif.
Tuhan Yesus Memberkati