Semua orang pernah mendengar kata "dosa", tetapi banyak orang tidak mawas diri terhadap dosa. Bahkan tidak sedikit orang yang mengaku diri sebagai orang percaya jatuh bangun karena berbuat dosa. Mengapa hal itu terjadi ? Karena mereka tidak waspada terhadap dosa.
Mengapa kita perlu waspada terhadap dosa ?
• Dosa masih bisa menyeret dan memperbudak orang percaya atau anak-anak Tuhan dan menjadikan dirinya musuh Allah.
• Tidak ada jaminan penyertaan Tuhan dan kemenangan bagi orang percaya yang suka melakukan atau berbuat dosa.
• Kekalahan dan kehancuran adalah resiko bagi orang percaya atau anak-anak Tuhan yang suka melakukan dosa.
Apa konsekwensi (akibat) dari dosa ? Untuk mengerti akan hal itu, bacalah kisah kekalahan bangsa Israel dari bangsa Ai (Yosua 7 : 1 - 26). Mengapa mereka kalah? Mereka kalah karena ketidaktaatan kepada perintah Tuhan (Yosua 6 : 18 - 19).
Dari kisah itu kita mendapatkan pengertian bahwa akibat dosa adalah :
1. Dosa membangkitkan murka Tuhan.
Yosua 7 : 1
Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda, mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu bangkitlah murka Tuhan terhadap orang Israel.
Tuhan tidak toleransi kepada mereka yang melakukan dosa, walaupun mereka mengerti bahwa itu mendatangkan murka Allah.
2. Dosa mendatangkan kesombongan.
Yosua 7 : 3
Kemudian kembalilah mereka kepada Yosua dan berkata kepadanya : Tidak usah seluruh bangsa itu pergi, biarlah hanya kira-kira dua atau tiga ribu orang pergi untuk menggempur Ai itu; janganlah kaususahkan seluruh bangsa itu dengan berjalan ke sana, sebab orang-orang di sana sedikit saja.
Orang yang mengandalkan kekuatan dan kesanggupan diri sendiri, tanpa mengakui kuasa Tuhan, mereka disebut sebagai orang yang sombong dan tingi hati. Akibatnya, mereka mengalai kekalahan. Orang yang sombong atau tinggi hati akan direndahkan.
3. Dosa menimbulkan kekalahan yang memalukan
Yosua 7 : 4 - 5
Maka berangkatlah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu ke sana; tetapi mereka melarikan diri di depan orang-orang Ai. Sebab orang-orang Ai menewaskan kira-kira tiga puluh enam orang dari mereka; orang-orang Israel itu dikejar dari depan pintu gerbang kota itu sampai ke Syebarim dan dipukul kalah di lereng. Lalu tawarlah hati bangsa itu amat sangat.
Hasil dosa adalah sesuatu yang sangat memalukan, kekalahan, dan mendatangkan hukuman Allah.
Penutup
Dosa selalu merugikan kehidupan manusia, tetapi terkadang "kemasan" yang menarik membuat umat Tuhan menjadi kurang waspada. Maka, waspadalah selalu terhadap pikatan dosa, dan jangan pernah menghambakan diri padanya. Jika kita terjatuh dalam dosa, pertobatan adalah cara terbaik untuk menerima pengampunan dan pemulihan dari Allah.
Dosa benar-benar bisa dikalahkan, jika kita sebagai orang percaya terus berpegang dan hidup pada kebenaran Firman Tuhan dan tetap tinggal di dalam Kristus.
Roma 6 : 1 - 2
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan ? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu ? Sekali-kali tidak ! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya ?
Tuhan Yesus Memberkati