Sementara saya berdoa mempersiapkan bahan sharing doa fajar ini, tiba-tiba muncul kata "Achtung" (bhs. Jerman), yang artinya "Awas"
Kata ini bukan berarti "ancaman", tapi lebih kepada "perhatikan, peringatan", yaitu hal-hal yang perlu kita sadari, ketahui dan perhatikan.
Kadang kita hanya fokus memperhatikan hal-hal di luar diri kita, namun sesungguhnya kita perlu memperhatikan apa yang ada di dalam diri kita.
Efesus 5 : 15 - 17
Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
Efesus 5 : 15 - 17 (VMD)
Jadi, hati-hatilah bagaimana kamu hidup. Jangan hidup seperti orang bodoh, tetapi hiduplah bijaksana. Maksudku, kamu harus menggunakan setiap kesempatan untuk melakukan yang baik sebab saat ini adalah waktu yang jahat. Jangan ceroboh dengan hidupmu. Pelajarilah apa yang diinginkan Tuhan untuk kamu lakukan.
Beberapa hal yang kita perlu perhatikan :
· Siapa kita sebenarnya di hadapan Allah, di hadapan manusia, dan di hadapan iblis.
· Ini waktunya kita harus sungguh-sungguh hidup dalam pertobatan yang sejati dan hidup dalam ketaatan yang sepenuhnya.
· Kita harus membuktikan, apakah hati kita sungguh-sungguh dan benar-benar melekat kepada Tuhan. Kita harus berusaha setiap hari untuk melekatkan hati atau diri kita kepada Tuhan. Itulah yang menjadikan kita tersembunyi dan terlindungi di dalam Kristus Yesus.
• Fokuskan diri kita kepada apa yang firman-Nya katakan; karena ini masa penyaringan.
· Tolaklah suara keputusasaan dari manusia dan iblis. Bersama Yesus segala sesuatu menjadi mungkin. "Percaya saja."
· Jagalah jangan sampai terjadi komunikasi yang kacau dan tidak nyambung.
· Bersedialah untuk melangkah menuju hal-hal yang baru dan yang tidak biasa. (Paradigma Yang Baru).
Pesan Penutup :
Amsal 13 : 13
Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.
Amsal 23 : 23
Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan, dan pengertian.
Kebenaran tidak butuh pembenaran dari manusia mana pun. Ia berdiri sendiri dengan gagah. Meski ditutupi, ada saatnya ia akan terlihat kembali. (NN)
Tujuh kali Tuhan Yesus berkata kepada Gereja-Nya : "Siapa bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat." (Wahyu 2 : 7, 11, 17, 29; 3 : 6, 13, 22)
Rangkuman Pdm. Roy Tanudjaja, MSc :
"Achtung" Suatu peringatan yang keras lewat firman Tuhan hari ini, bagaimana kita harus lebih lagi memperhatikan hal-hal yang penting, diantaranya :
· Kita harus sungguh-sungguh di dalam Tuhan
· Hati kita harus melekat kepada Tuhan (Yeremia 17 : 7 - 8)
· Never Give Up. Jangan menyerah atau putus asa menghadapi apa pun.
· Siap memasuki tahun Paradigma yang baru
Kalau kita melakukan semua yang difirmankan Tuhan, maka kita akan menerima berkat-berkat-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati