Yesaya 60 : 1Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Dikatakan untuk kita bangkit dan menjadi terang.
Untuk menjadi terang kita harus tersambung dengan terang. Siapa terang itu?
1 Yohanes. 1 : 5 - 6Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
Terang itu adalah Tuhan oleh sebab itu kita harus tersambung dengan Tuhan sehingga hadirat-Nya akan memenuhi hidup kita. Jika tidak tersambung kita akan hidup berputar-putar saja. Jika hidup di dalam terang maka akan ada kuasa dan harus dapat menyinari kegelapan.
Bagaimana untuk terhubung dengan Tuhan? dengan melalui:
1. Doa
Di dalam doa kita meminta dan mengetuk.
Matius. 7 : 7 - 11"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Kita menjadi terang bukan sekedar terang tetapi harus ada fungsinya. Kita menjadi terang buat siapa? Kita harus meminta dan mengetuk melalui doa.
Kisah Para Rasul. 16 : 25Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
Kisah Para Rasul 16 : 30 - 34Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?" Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
Waktu kita berdoa, meminta dan mengetuk untuk keluarga kita secara fokus dan terus menerus maka akan terjadi seperti firman di atas. Oleh karena itu kita harus berdoa dan peduli untuk keselamatan keluarga besar kita. Nyatakan kepedulian dan kasih kita bukan hanya di mulut saja tetapi doakanlah mereka dengan sungguh-sungguh. Kuasa doa sangat besar kuasanya dan akan terjadi. Memberitakan Injil adalah tugas kita semua. Bukalah mata hati kita dan perhatikanlah orang lain yang belum mengenal Tuhan Yesus Kristus dengan mendoakan mereka. Berdoalah untuk mereka agar Tuhan bekerja.
2. Pujian dan Penyembahan
Dengan memuji dan menaikan pujian kita akan melihat hadirat Allah bertahta di atas pujian. Jangan hanya meminta saja. Pujian adalah ucapan syukur kita kepada Tuhan.
Yeremia. 29 : 11Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Waktu kita menyembah Tuhan, kita mengakui kedaulatan-Nya bahwa kita tidak mampu. Akan ada damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan. Tidak perlu lagi khawatir.
Mari berkomitmen untuk berdoa buat jiwa-jiwa dengan meminta dan mencari. Amin…
Tuhan Yesus Memberkati