Saat kita menghadapi banyak masalah, sering kali kita malah menyalahkan orang tetapi apakah ada gunanya kah? Makin mencari kesalahan, makin tidak akan ada kebahagiaan malah semakin sakit.
Yakobus. 1 : 2 - 4
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Kita harus berbahagia walaupun menderita kesakitan. Di dalam hidup di dunia banyak cobaan. Kita pasti mengalami pencobaan. Cobaan adalah jalan menuju kedewasaan, utuh dan sempurna. Cobaan itu baik untukku! Karena itu jangan menolak pencobaan. Mungkin akan butuh sedikit waktu.
2 Korintus. 12 : 10
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Kita harus melihat pencobaan sebagai:
Pandangan 1: Cobaan adalah berkat!
Pandangan 2: Tuhan mengendalikan segalanya dan Tuhan ada bagiku!
Roma. 8 : 28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Mazmur. 23 : 4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Jangan takut karena pencobaan karena Tuhan tidak meninggalkan kita tetapi akan beserta kita.
Pandangan / Iman => Tindakan. Setelah kita percaya, kita harus melakukan dan taat firman Tuhan. Pandangan kita harus diubah begitu juga dengan respon dan tindakan kita harus berubah.
Yakobus. 2 : 17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Pandangan 1: Cobaan adalah berkat!
Bagaimana kita harus bertindak:
Tindakan 1: Bersyukur kepada Tuhan
1 Tesalonika. 5 : 18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Membantu saya untuk fokus pada Yesus. Mengingatkan saya bahwa Tuhan sedang bekerja.
Tindakan 2: Hargai orang-orang di sekelilingmu
Filipi. 2 : 4
dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Lebih perhatikan orang lain!
Pandangan 2: Tuhan mengendalikan segalanya dan Tuhan ada bagiku!
Tindakan: Berdoa
Mazmur. 50 : 15
Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.
Kita perlu kuasa-Nya dan hikmat-Nya!
Tuhan Yesus Memberkati