Apa yang membuat doa itu sangat berkuasa? Apakah sebenarnya doa itu? Asal kuasa doa dari mana?
Ibrani 4:14-16
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Kita harus menghampiri Allah dengan penuh keberanian.
1. Doa adalah akses kepada Bapa yang sangat baik dan akses masuk ruangan tanpa batas.
Dahulu bangsa Israel menumpukan doa mereka kepada imam besar yang masuk ke ruang maha kudus sebagai pengantara kepada Tuhan. Tetapi, Yesus sekarang adalah Imam Besar Agung (Mediator Agung) kita, yang hidup dan sempurna, yang akan terus menjadi Pengantara kita bagi Bapa di surga. Jadi, sekarang doa kita pasti akan didengar oleh Bapa.
Matius. 6:6-7
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
Yakobus. 5:16b-17
Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
1 Raja-raja. 18:30-33
Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu. Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. --Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: "Engkau akan bernama Israel." -- Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih. Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu.
2. Kita berdoa untuk memperbaiki sikap hati.
Kita adalah orang-orang benar yang dibenarkan oleh darah Yesus dan kuasa doa kita besar, tetapi permasalahannya tidak semua orang benar itu rajin berdoa. Bersungguh-sungguh berdoa berbicara tentang hati. Doa dapat mengubah hati dengan cara merendahkan diri, kehendak Tuhan yang jadi, bukan kehendak kita. Berdoa itu menunjukkan hidup kita butuh Tuhan. Mezbah doa mencari Tuhan bukan langsung meminta, dan berbalik kepada jalan-Nya (bertobat).
2 Tawarikh 7:14
Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.
3. Berikan tempat dan waktu khusus kepada kehidupan doa.
Tuhan merancang doa sebagai tempat pribadi antara kita dan Dia, bukan tempat “transaksi”. Maka dari itu, perlu tempat dan waktu khusus untuk berdoa kepada Tuhan. Ada beberapa contoh di Alkitab, di mana kuasa Tuhan dinyatakan di waktu-waktu doa yang khusus.
Matius 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
Di Israel, selalu ada dua waktu ibadah, yaitu 9 pagi dan 3 sore, seperti ayat di bawah ini:
• Api turun dari surga.
1 Raja-raja 18:36
Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: ”Ya Tuhan, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.
1 Raja-raja. 18:38
Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.
• Malaikat Gabriel datang
Daniel 9:21
Sementara aku berbicara dalam doa, terbanglah dengan cepat ke arahku Gabriel, dia yang telah kulihat dalam penglihatan yang dahulu itu pada waktu persembahan korban petang hari.
• Roh Kudus turun
Kisah Para Rasul 2:15
Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan.
• Orang lumpuh didepan bait Allah sembuh
Kisah Para Rasul 3:1
Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
• Doa Kornelius di jawab
Kisah Para Rasul 10:30-31
Jawab Kornelius: ”Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang sama seperti sekarang, yaitu jam tiga petang, aku sedang berdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya berkilau-kilauan dan ia berkata: Kornelius, doamu telah didengarkan Allah dan sedekahmu telah diingatkan di hadapan-Nya.
Mari ambil keputusan untuk selalu sungguh-sungguh berdoa dan menjadikan doa sebagai gaya hidup yang memiliki komitmen serta konsistensi agar kuasa doa terjadi. Amin…..
Tuhan Yesus Memberkati