Kita jangan pernah kehilangan pengharapan, apa pun pergumulan dan masalah yang sedang dihadapi. Sebab, kehilangan pengharapan bukanlah segalanya.
Mazmur 42 : 11
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku.
Pemazmur mendorong dirinya untuk berharap hanya kepada Allah, karena Tuhanlah penolongnya yang hidup dan Allahnya.
Mazmur 42 : 11 (FAYH)
Tetapi, hai jiwaku, jangan berkecil hati! Jangan gelisah! Percayalah bahwa Allah akan bertindak! Karena aku tahu bahwa aku akan memuji Dia lagi atas segala yang akan dilakukan-Nya bagiku. Dialah penolongku! Dialah Allahku!
Tidak salah kita meratapi, gelisah, dan merasa ketakutan, tetapi mulailah melangkah bersama Tuhan atas keadaan-keadaan yang sedang dihadapi. Percayalah, bahwa Allah akan menolong.
Tanda-tanda kehilangan pengharapan:
• Kekhawatiran yang berlebihan dan ketakutan akan masa depan.
• Merasa sendirian.
• Fokusnya pada hal-hal yang negatif.
• Keputusasaan yang ekstrem.
• Merasa tidak ada jalan keluar.
• Merasa tidak mampu.
• Pesimis dan meragukan janji Tuhan.
Bagaimana caranya menemukan kembali pengharapan:
• Mengingat perbuatan-perbuatan yang ajaib dari Tuhan.
• Mengandalkan pertolongan Tuhan.
• Jangan menghindari masalah tapi hadapi masalah bersama Tuhan.
• Berada dalam komunitas yang benar.
• Pegang teguh firman Tuhan dan janji-janji-Nya.
Take home message:
• Kehilangan pengharapan adalah kondisi yang serius, tetapi bukan kondisi yang tanpa solusi.
• Dengan mengenali tanda-tandanya dan berbalik kepada sumber pengharapan sejati, yaitu Yesus Kristus, kita dapat menemukan kembali kekuatan untuk bangkit dan melangkah maju dengan ucapan syukur.
• Harapan kita di dalam Tuhan Yesus Kristus adalah pasti dan tidak akan pernah hilang.
Karena itu, janganlah pernah kehilangan pengharapan.
Tuhan Yesus Memberkati