Cukupkah Yesus bagi kita? Benarkah sudah cukup? Melalui kehidupan kita lah akan tercermin jawabannya. Di dalam setiap aspek kehidupan kita mengandalkan selalu Tuhan. Bukan diucapkan saja tetapi kita menghidupkannya di dalam kehidupan kita. Jika kita percaya Tuhan maka kehidupan kita ada penuh sukacita dan berkobar-kobar bukan setengah-setengah tetapi penuh dengan kemenangan.
Mazmur. 16:2
Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
Kita harus berkata bahwa kita memiliki Tuhan sudah cukup. Di dalam Yesus pasti baik adanya walaupun dalam keadaan susah. Kebaikan sejati tidak ada di luar Tuhan. Di luar Tuhan bukan kebaikan tetapi keburukan. Di dalam kehidupan kita hidup di dalam Tuhan sangat penting.
Mazmur. 16:5
Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
Jika kebaikan tidak di luar Tuhan artinya tidak ada lagi yang tidak diberikan. Yang tidak kelihatan adalah kekal dan tidak akan kekurangan. Yesus menjadi warisan kita sehingga apapun yang kita dapatkan Tuhan Yesus yang menjaganya dan memelihara kita.
Mazmur. 16:8
Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
Kita tidak akan goyah karena kita ada di hadapan Tuhan. Kita harus mengikuti Tuhan bukan sebaliknya. Kita harus mengikuti kehendak Tuhan. Jangan jadikan Tuhan pengikut kita tetapi jadikan Tuhan atas hidup kita.
Mazmur. 16:9
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram;
Begitu sempurna yang Tuhan berikan kepada kita, hati, jiwa dan tubuh. Kita harus mempersiapkan akan kedatangan Tuhan. Hidup dan mati kita milik Tuhan. Kita akan mendapatkan kelegaan dan ketentraman, bagi hati dan jiwa kita.
Mazmur. 16:11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.
Di dalam Tuhan kita akan mendapatkan sukacita melimpah. Jalan Tuhan adalah jalan kehidupan.
Pilihlah Tuhan dan jalan-Nya yang kekal. Hiduplah demi Tuhan dengan mengikuti Tuhan. Jangan mengikuti dunia maka akan ada sukacita. Hiduplah dengan penuh kemenangan demi kemenangan. Amin..
Tuhan Yesus Memberkati