Iman adalah 1% dan ketaatan adalah 99%.
Iman adalah percaya pada Tuhan walaupun Anda tidak mengerti rancanganNya.
Dunia berkata saya harus melihat maka saya percaya tetapi orang beriman karena percaya maka saya melihat.
Iman yang belum diuji belum dapat dipercaya. Karena itu kita banyak masuk ujian.
Tuhan mengetahui solusi terhadap masalahmu sebelum anda bahkan mengetahui bahwa itu adalah masalah. Maka kita harus bersandar kepada kuasa Allah.
Ketaatan dalam iman
Ibrani 12
1. Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
2. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan tahta Allah.
3. Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa
Tuhan Yesus memberi contoh bertekun dalam iman.
Sulit untuk percaya karena sulit untuk taat.
Tuhan Yesus sudah membayar lunas kelemahan dan kemiskinan kita di kayu salib.
Bahasa cintanya Tuhan adalah ketaatan.
Ketaatan sejenak akan mengajarkan Anda lebih tentang Tuhan dari pada diskusi alkitab seumur hidup. Kita cenderung belajar, membahas, beragumentasi atau berdebat tetapi ketaatan akan lebih baik. Cukup mengatakan Yesus aku mengasihi Mu.
Taat pada Tuhan dan serahkan semua konsekwensinya kepada Dia. Kita kadang takut dengan konsekwensinya tetapi jika percaya 100% maka tidak perlu takut, serahkanlah segalanya kepada Dia.
Yang pasti ...
1. Anda akan diuji
2. Ujian itu baik untuk Anda
3. Ujian itu tidak akan berhenti
Tuhan menciptakan sesuatu dengan ada tujuannya.
Jika anak Allah perlu diuji, iman saudara dan saya juga perlu diuji. Jangan lari dari masalah, larilah kepada sumber-Nya! Sumber itu adalah Yesus Kristus.
Tuhan berjanji untuk memerintahkan berkatNya atasmu. Tuhan selalu tepat dengan janjiNya. Tuhan memerintahkan berkat bukan menawarkan kepada kita.
Caranya :
Ulangan 28
1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
2. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
Ada 3 hal yang harus kita lakukan:
1. Mendengar
2. Melakukan dan
3. Setia (ketaatan)
Maka Allah akan mengangkat dan memberkati kita.
Keluaran 15:26
firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."
Tetap ada 3 hal yang harus kita lakukan maka Tuhan akan menyembuhkan segala penyakit.
Kuncinya :
1. Mengetahui bahwa kehendak Tuhan agar kita berkelimpahan.
2. Mengetahui janji-janji Tuhan dan melangkah dengan iman.
3. Menghormati Tuhan dengan "keberadaan" mu …
Yesaya. 60:1
Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
Apapun yang Dia telah berikan kepadamu.
Nyatakan janji-janjiNya.
Jangan putus asa.
Dia peduli, mengasihi dan setia.
Saya tidak pernah lelah mengatakan "TERIMA KASIH YESUS!"
Tuhan Yesus Memberkati