GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

THE RESOURCES FOR RECEIVING AND EXTENDING GOD’S FORGIVENESS - Ps. Markus S. - 2PM 07 April '24

07 April 2024, Pk. 14:00 WIB

Sumber-sumber yang kita perlukan dalam menerima kasih Allah adalah pengampunan, karena pada dasarnya kita berada dalam posisi kita sekarang karena kita telah mengalami pengampunan.

Perjanjian Lama berbicara tentang pembalasan, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tapi dalam Perjanjian Baru berubah semua, yaitu penghakiman adalah milik Tuhan.

Kejadian 50 : 15 - 21  
Ketika saudara-saudara Yusuf melihat, bahwa ayah mereka telah mati, berkatalah mereka: "Boleh jadi Yusuf akan mendendam kita dan membalaskan sepenuhnya kepada kita segala kejahatan yang telah kita lakukan kepadanya." Sebab itu mereka menyuruh menyampaikan pesan ini kepada Yusuf: "Sebelum ayahmu mati, ia telah berpesan: Beginilah harus kamu katakan kepada Yusuf: Ampunilah kiranya kesalahan saudara-saudaramu dan dosa mereka, sebab mereka telah berbuat jahat kepadamu. Maka sekarang, ampunilah kiranya kesalahan yang dibuat hamba-hamba Allah ayahmu." Lalu menangislah Yusuf, ketika orang berkata demikian kepadanya. Juga saudara-saudaranya datang sendiri dan sujud di depannya serta berkata: "Kami datang untuk menjadi budakmu."Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah? Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga." Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

Belajar dari kisah Yusuf dalam Alkitab, Yusuf dijual ke Mesir saat kira-kira berumur 13 tahun, diproses Tuhan selama kurang lebih 17 tahun, dan menjadi Perdana Menteri (orang kedua yang paling berkuasa di Mesir) saat kira-kira berusia 30 tahun. Yusuf memiliki kerendahan hati, sukacita, dan kasih.


Tiga sumber memberi dan menerima pengampunan Allah:

1.    Kerendahan Hati.
Satu-satunya alasan kita tetap menyimpan kemarahan kepada orang-orang yang bersalah kepada kita biasanya karena menganggap kita adalah “hakim” yang berhak menghukum kesalahan mereka.

Pengampunan kita terhadap saudara-saudara (secara horizontal) haruslah didasarkan dengan kuat dalam pengampunan yang telah kita terima dari Allah (secara vertikal). Kita perlu karunia kerendahan hati dari Tuhan, karena kita tidak akan mampu melakukannya sendiri.


2    Sukacita.
Bila kita percaya Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan kepada mereka yang mengasihi-Nya, maka musuh, si Iblis, tidak akan sanggup mengeluarkan kita dari kasih dan pemeliharaan Allah.

Allah akan memelihara hidup kita secara utuh, sekalipun kita didera oleh kesengsaraan dan kesusahan. Yusuf sangat yakin, sekalipun ia belum melihat tangan Tuhan, tapi ia berani men-declare pertolongan tangan Tuhan. Buatlah suatu keputusan bahwa Allah tetap menyertai kita.


3    Kasih.
Pengendali ilahi untuk membalas kejahatan dengan kebaikan adalah kasih yang datang dari anugerah Allah di dalam Yesus Kristus.

Tidak membalas secara setimpal kejahatan dengan kejahatan, tapi “membalas” kejahatan dengan kebaikan.

Salib merupakan contoh utama Tuhan yang membawa kebaikan dari kejahatan. Kasih Tuhan Yesus memampukan kita memberikan pengampunan setiap hari.  

Tuhan Yesus Memberkati

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL