Lawan kerendahan hati adalah kesombongan. Kadang-kadang orang sombong tidak dapat dikasih tahu. PRIDE : THE ORIGIN OF SINS, kesombongan adalah sumber dari dosa.
Yesaya. 14:12-15
"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
Bintang timur adalah lucifer, malaikat Tuhan yang diusir dari surga karena ingin menyamai Allah.
Kejadian. 3:4-6
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
Seperti lucifer yang diusir, Adam dan Hawa pun diusir dari taman eden karena ingin menyamai Allah.
Karena kesombongan akan membuat kita melawan kehendak Tuhan.
Tahun ini adalah tahun pey dalet.
KUNCI TAHUN PEY DALET
PEY adalah angka 80 yang menggambarkan mulut.
DALET adalah huruf keempat (4) dari alfabet Ibrani, berasal dari kata delet yang berarti pintu.
Yesaya. 22:22
Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
Tahun ini banyak pintu-pintu yang dibukakan. Pintu kesehatan, pintu usaha termasuk pintu jiwa-jiwa.
Jika kita mau menerima kunci Daud kita harus mempunyai karakternya.
Karakter Daud:
• INTIMACY (INTIM DENGAN TUHAN)
Mazmur 27:4
Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
• HUMILITY (KERENDAHAN HATI)
1 Samuel 26 : 10
Kiranya TUHAN menjauhkan dari padaku untuk menjamah orang yang diurapi TUHAN. Ambillah sekarang tombak yang ada di sebelah kepalanya dan kendi itu, dan marilah kita pergi.”
• GIVING HIS BEST (MEMBERIKAN YANG TERBAIK)
Daud berpikir, “…Rumah TUHAN yang akan dibangunnya kelak haruslah besar dan megah sehingga menjadi termasyhur di seluruh dunia. Jadi, aku harus mempersiapkan segala sesuatunya sejak sekarang.” Demikianlah Daud mengumpulkan banyak bahan bangunan sebelum ia meninggal.
Miliki karakter Daud agar dapat menerima kuncinya Daud.
Dari karakter di atas yang akan diuraikan hanya kerendahan hati, apakah yang dimaksudkan dengan kerendahan hati:
1. BERSANDAR PADA KEDAULATAN TUHAN
1 Samuel 26 : 10
Kiranya TUHAN menjauhkan dari padaku untuk menjamah orang yang diurapi TUHAN. Ambillah sekarang tombak yang ada di sebelah kepalanya dan kendi itu, dan marilah kita pergi.
Daud menyerahkan kepada Tuhan semuanya.
Mazmur. 127:1-2
Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.
Jika kita mau memiliki kerendahan hati, kita harus menyerahkan semuanya kepada kehendak dan pimpinan Tuhan. Banyak yang minta untuk dibukakan jalan tetapi setelah pintu dibuka kita jalan sendiri. Kita harus bersandar pada kedaulatan Tuhan.
God is in control | God’s timing
2. SELALU MENGUCAP SYUKUR
Bangsa Israel generasi pertama tidak dapat masuk tanah perjanjian dan mengembara berputar-putar selama 40 tahun lamanya karena lupa mengucap syukur.
Bilangan 14
11 Tuhan berfirman kepada Musa: “Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepada-Ku, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!
28 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu. 29 Di padang gurun itu bangkai-bangkaimu akan berhantaran, yakni semua orang di antara kamu yang dicatat, semua tanpa terkecuali yang berumur dua puluh tahun ke atas, karena kamu telah bersungut-sungut kepada-Ku. 30 Bahwasanya kamu ini tidak akan masuk ke negeri yang dengan mengangkat sumpah telah Kujanjikan akan Kuberikan kamu diami, kecuali Kaleb bin Yefune dan Yosua bin Nun!
34 Sesuai dengan jumlah hari yang kamu mengintai negeri itu, yakni empat puluh hari, satu harI dihitung satu tahun, jadi empat puluh tahun lamanya kamu harus menanggung akibat kesalahanmu, supaya kamu tahu rasanya jika Aku berbalik dari padamu.
Setiap kali ada masalah dan proses terus tetap selalu mengucap syukur.
Gratitude| Goodness of God
3. MAU MENDENGAR DAN MAU DIBENTUK
Kita lebih cepat berkata-kata daripada mendengar, oleh sebab itu kita harus belajar mendengar dan mau dibentuk. Orang sombong tidak mau mendengar dan dibentuk.
Daud ketika ditegur nabi Natan karena berbuat dosa, langsung mendengar dan mau dibentuk. Berbeda dengan Saul yang tidak dapat dibentuk sehingga kerajaannya diberikan kepada Daud.
Jika mau memilki kerendahan hati harus mau mendengar dan mau dibentuk.
2 Samuel 12: 13-14, 16
Lalu berkatalah Daud kepada Natan: Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: “TUHAN telah menjauhkan dosamu itu; engkau tidak akan mati. Walaupun demikian, karena engkau dengan perbuatan ini telah menista TUHAN, pastilah anak yang lahir bagimu itu akan mati.”
Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring di tanah.
Matius 11: 28 – 29
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Ketika berbeban berat dan datang kepada Tuhan selain meminta juga harus mau mendengar dan mau dibentuk.
Open for Criticism | Teachable | Knowing HIM (Hosea 4 : 6)
4. TIDAK MENGHAKIMI
Yohanes 8: 7
Dan Ketika mereka terus menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada Perempuan itu.”
Kita mudah melihat keburukan orang lain daripada keburukan diri sendiri.
Lukas 6 : 41
Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?
Banyaklah introspeksi diri, jangan menghakimi orang lain.
Not judgemental | Self-introspection
5. MEMILIKI HATI YANG MELAYANI
Matius 20: 26 – 28
26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. 27 Dan barang siapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusa bagi banyak orang.
Dalam melayani Tuhan lebih banyak menerima daripada memberi. Ketika melayani Tuhan kita akan dibentuk.
Received > Giving
6. TIDAK MENCURI KEMULIAAN TUHAN
Bilangan 20: 2 - 13
8 “Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harum, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya.”
10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan Jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: “Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?” 11Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum”.
12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa Jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.”
Musa dan Harun tidak diperkenankan masuk tanah perjanjian karena mereka mencuri kemuliaan Tuhan.
To HIM Be All the Glory
Tuhan Yesus Memberkati