Sering kali di kehidupan kita mengalami penderitaan seperti penyakit, perkataan yang menyakiti hati kita. Tetapi penderitaan ini tidak dapat kita lepaskan seperti duri dalam daging.
Dalam kehidupan, kita bisa memutuskan untuk memilih: mengendalikan pikiran atau dikendalikan pikiran. Milikilah pikiran positif yang membawa kita mengasihi dan mengampuni orang lain.
Jangan mempunyai pikiran negatif karena akan mempengaruhi kehidupan kita sehingga menjadi tidak sejahtera seperti duri dalam daging dan menderita. Kita bisa melepaskannya dengan berpikir positif.
Mari kita melihat 2 tokoh:
• Paulus:
Dipanggil Tuhan ketika dia sedang melakukan misinya untuk membinasakan pengikut Yesus
Kisah Para Rasul 8:3
Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara
Kisah Para Rasul 9:4
Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
• Tidak pernah berhenti belajar untuk mengenal Yesus dan menyebarkan injil pada masa Perjanjian Baru
• Mengalami berbagai kesengsaraan tapi tidak menyusutkan imannya untuk berhenti menjadi pelayan Tuhan
2 Korintus 12:7-10
Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
• Karyanya kitab-kitab dalam Perjanjian Baru yang ditulis oleh Paulus dan penyebaran injil sampai ke bangsa-bangsa.
• Watchmen Nee:
• Dari seorang anak yang berperilaku buruk dan dimenangkan karena perlakuan ibunya
• Tekun dalam memperdalam pengetahuan tentang Tuhan dan diberi sebuah julukan: "Seorang penjaga di tengah kegelapan"
• Mengalami berbagai penderitaan dalam menjalankan panggilannya: sakit, difitnah, depresi, dianiaya dan di penjara
• Karyanya menghasilkan buku-buku yang ditulis dan mendirikan ribuan gereja
Maksud dan tujuan dari duri di dalam daging:
• Kerendahan hati
Masalah atau penderitaan digunakan ALLAH untuk mengikis KESOMBONGAN
• Bergantung kepada ALLAH
Kekuatan kita disempurnakan melalui kelemahan karena KEBERGANTUNGAN pada Allah
• Melihat Kuasa Tuhan Bekerja
Tekanan hidup apa pun jangan sampai mengalihkan PIKIRAN dan PERHATIAN dari Tuhan
Kesimpulan:
Kendalikan PIKIRAN
“Sekalipun ada DURI dalam DAGING":
• Tetaplah BERSUKACITA di tengah pencobaan, supaya kita mengetahui tujuan yang lebih besar dari rencana Allah atas hidup kita.
• KEKUATAN SEJATI bukanlah kehebatan diri kita tetapi karena memahami kelemahan diri dan memerlukan pimpinan Tuhan.
• Milikilah KETERGANTUNGAN pada Tuhan, terutama pada saat-saat sulit, untuk memperoleh kekuatan dan pemeliharaan-Nya.
• Gunakan kesulitan pribadi sebagai KESAKSIAN kepada orang lain tentang kuasa dan kasih karunia Allah yang menopang hidup kita.
Tuhan Yesus Memberkati