Ada tiga alasan kenapa Tuhan Yesus harus datang ke dunia:
1. Forgiveness: Man’s Greatest Need
Tuhan Yesus datang untuk mermberi pengampunan kepada manusia. Pengampunan dari Tuhan adalah yang kita butuhkan dan perlukan. Banyak yang tidak tahu arti kebutuhan akan pengampunan ini dibandingkan kemauan untuk menerima pengampunan-Nya.
Roma 3 : 23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.
Pengampunan harus ada penumpahan darah. Keselamatan diukur dari pengampunan atas setiap dosa-dosa kita.
Ibrani 9 : 22
Menurut hukum Taurat, segala sesuatu disucikan dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
Kisah Para Rasul 13 : 38
Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.
Satu-satunya cara agar seseorang bisa dilepaskan dari perbudakan adalah saat ada orang lain yang mau menebusnya.
Yesaya 53 : 5 - 7
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulut.
Itulah pengampunan dan kita mendapatkan kesempatan kedua. Oleh karena itu jangan menganggap enteng pengampunan Tuhan.
2. Jesus is the Cornerstone of Our Life
Tuhan datang untuk menjadi batu penjuru. Batu penjuru adalah batu pertama yang diletakkan pada saat bangunan akan dibangun.
1 Petrus 2 : 6
Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”
Efesus 2 : 20 - 21
Yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
Kita rindu menjadi bait-Nya Allah dan syaratnya hidup kita harus mengikuti dan dibangun atas dasar Yesus sebagai batu penjuru kita.
Matius 7 : 24
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kita harus membangun kehidupan kita di atas batu penjuru sebagai ciptaan yang baru.
Yohanes 1 : 12 - 13
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Kita harus menjaga kekudusan karena Bapa kita bukan berasal dari dunia tetapi berasal dari surga yang kekal.
Roma 8 : 29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan –Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan Gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Kita harus membereskan dan mengerti apa yang Tuhan inginkan dari kehidupan kita yaitu menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.
3. The Good Shepherd, His Love and Protection Endures Forever
Tuhan menjadi gembala yang baik dan kasih-Nya memelihara hidup kita selama-lamanya.
Mazmur 118 : 1
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Ibrani 13: 6
Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: “TUHAN adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”
Mazmur 23 : 2 - 4
Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelamam, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.
Tuhan menjamin hidup kita seumur hidup sebagai gembala yang memelihara dan menjaga kehidupan kita. Oleh karena itu kita harus datang dan menyerahkan hidup kita kepada Tuhan.
Yohanes 10 : 14
Akulah gembala yang baik. Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.
Tuhan Yesus Memberkati