• Yerry Pattinasarany
  • 07 Oktober 2018
  • 2PM - Pk. 14:00 WIB
  • Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
<< back

PROSES DALAM KOMUNITAS MENGHASILKAN DAMPAK (SERI KHOTBAH COMMUNITY)

Instrumen pertumbuhan yang datang dari Tuhan adalah sebuah komunitas. Komunitas yang datang dan lahir dari Tuhan akan menghasilkan rupa dan gambar-Nya

“Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."(Kej. 1:26)

Kata kita dan mereka pada ayat diatas berbicara tentang komunitas. Dalam komunitas ada yang namanya pembentukan. Yang paling dibutuhkan dalam komunitas yang lahir dari Tuhan adalah pendewasaan orang-orang yang ada didalamnya. Ketika kita bergaul dan berinteraksi dengan teman-teman rohani pasti ada kedewasaan.

“Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?” (1 Kor. 3:1-4)

Kehidupan kelompok masyarakat di kota Korintus pada waktu itu sangat rohani sekali. Namun mereka masih memiliki perselisihan dan iri hati karena mereka masih hidup berkelompok. Kejarlah sebuah kedewasaan dalam Kristus.

Ciri-ciri komunitas yang ada dalam Tuhan

1. Mendorong kita meninggalkan hidup Kristen kekanak-kanakan dan menjadi Kristen yang dewasa.

2. Mendorong kita berubah. (1 Kor. 3:2)

 “(40-4) Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.” (Maz. 40:3)

Komunitas adalah mimbar dan senjata Kristus agar kita berdampak dan menjadi berkat untuk melawat orang-orang diluar sana. Komunitas yang baik akan merubah tingkah laku dan karakter kita. Orang yang berdampak pasti hidupnya selalu memuji dan menyembah. Yang dimaksud dengan nyanyian yang bisa dilihat pada ayat diatas adalah orang yang berintegritas. Ekspresi penyembahan yang sejati adalah tingkah laku dan karakter kita. Cara hidup kita melambangkan bagaimana kita mencintai Tuhan.

Orang yang berintegritas mampu hidup bersama dengan orang yang ekstrim. Hidup dalam pengelompokan (geng pertamanan) adalah contoh Kristen kekanak-kanakan. Tuhan ingin kita hidup dengan tidak memilih-milih agar kita menjadi dampak bagi orang-orang diluar sana.

Anak muda terancam punah. 70 orang meninggal setiap hari karena narkoba, dan 70% beragama Kristen.

• Di Amerika Serikat tahun 2014 87% pemuda dan remaja meninggalkan Gereja.

• Korea Selatan 2014 tinggal 3% pemuda dan remaja yang masih percaya Yesus secara sungguh sungguh.

• Indonesia tahun 2000-2014 ribuan gereja lokal kehilangan kegerakan anak muda dan remaja.

Jangan sampai kita berkomunitas namun tidak berdampak. Jangan sampai kita cinta Tuhan namun tidak mencintai orang-orang disekitar kita. Bertumbuhlah dalam komunitas. Izinkanlah proses pendewasaan terjadi dalam komunitas sehingga nama Tuhan dipermuliakan dan menjadi dampak di kemudian hari.



NOTE: Mengapa Ibadah Raya penting, tapi COOL itu juga sangat penting? --> edisi terbaru majalah Integrity download secara free integritymagazine.net.

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Sermon By : Yerry Pattinasarany